Bupati Abdul Halim Muslih Lantik 127 PNS, Tekankan Nilai Etika dan Profesionalisme
Pengangkatan dan penyerahan SK PNS ini dilakukan untuk meneguhkan komitmen, integritas, serta tanggung jawab ASN
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, DI Yogyakarta, resmi menyerahkan Surat Keputusan Pegawai Negeri Sipil (SK PNS) dan melantik 127 PNS ke jabatan fungsional.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul, Reni Mariastuti, berujar, pengangkatan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Sebelumnya, mereka telah menjalani masa percobaan sekurang-kurangnya satu tahun dan telah mengikuti latihan dasar serta memenuhi persyaratan kesehatan jasmani dan rohani," katanya, saat penyerahan SK PNS di Pendhapa Manggala Parasamya Kabupaten Bantul, Selasa (19/5/2026).
Adapun 127 PNS yang dilantik itu terdiri atas 110 calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2025, sembilan CPNS dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri, dan delapan CPNS Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
Komitmen dan integritas
Pengangkatan dan penyerahan SK PNS ini dilakukan untuk meneguhkan komitmen, integritas, serta tanggung jawab aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Selain itu, komitmen ini ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan profesionalisme penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan tugas, jabatan, dan fungsi masing-masing," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyebut, momentum ini bukan sekadar kegiatan seremonial kegiatan administratif belaka, tetapi merupakan amanah besar yang harus dijalankan penuh integritas, loyalitas, disiplin, dan tanggung jawab.
"Saudara-saudara yang pada hari ini mengucapkan sumpah dan janji jabatan telah memilih jalan pengabdian sebagai ASN. Oleh karena itu, saya berharap saudara mampu menjaga profesionalisme, etika birokrasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutur dia.
Pelayan publik
Di tengah dinamika yang terjadi, ASN harus hadir sebagai pelayan publik yang responsif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat. Saat ini, tantangan birokrasi semakin kompleks, masyarakat menuntut pelayanan semakin mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.
"Dengan alasan tersebut, maka ASN Kabupaten Bantul harus terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan semangat inovasi di dalam bekerja," ucap Halim.
Selanjutnya, bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional, memiliki peran strategis dan memperkuat kualitas tatanan pemerintahan dan pelayanan publik berbasis keahlian.
Lebih lanjut, Halim juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran saja, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.
"Maka, saya mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan semangat kolaborasi, menjunjung tinggi nilai-nilai ASN ber-AKHLAK, serta menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah," tandasnya.(nei)
| Pastikan Keamanan Anak, Bupati Bantul Minta Tempat Penitipan Anak Miliki SOP Ketat |
|
|---|
| Genjot PAD, Pemkab Bantul Hadirkan Inovasi Dashboard Pendapatan Real Time |
|
|---|
| Seri Perdana MILO ACTIV Indonesia Race 2026 Digelar, Bupati Bantul Apresiasi Kehadiran Ribuan Pelari |
|
|---|
| Pemkab Bantul Akan Geser TPR Parangtritis, Paling Lambat Juli 2026 |
|
|---|
| Bupati Bantul Tanggapi Kasus Tewasnya Ilham: Saya Mengutuk Keras Tindakan Tak Berperikemanusiaan Itu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Abdul-Halim-Muslih-Lantik-127-PNS-Tekankan-Nilai-Etika-dan-Profesionalisme.jpg)