Rumah Peninggalan Prof dr.Sardjito Ditawarkan ke UGM, Begini Respons Kampus
Rumah peninggalan Pahlawan Nasional Prof. dr. Sardjito sekaligus Rektor Pertama UGM dijual
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA. COM, YOGYA - Rumah peninggalan Pahlawan Nasional Prof. dr. Sardjito sekaligus Rektor Pertama UGM dijual. Rumah bersejarah tersebut ditawarkan ke berbagai pihak, salah satunya UGM.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D mengatakan UGM memahami adanya perhatian publik terkait pemberitaan mengenai rumah kediaman Rektor pertama UGM, Prof. Sardjito yang dikabarkan dijual.
Ia menyebut rumah tersebut merupakan pribadi keluarga Prof. Sardjito, sehingga terkait kepemilikan maupun keputusan atas rumah tersebut sepenuhnya menjadi ranah keluarga dan bukan kewenangan Universitas.
"UGM menghormati nilai sejarah dan jasa para pendiri, serta tokoh yang telah berkontribusi bagi perjalanan institusi. Pada saat yang sama, kami juga menghormati hak dan keputusan keluarga sebagai pemilik sah rumah tersebut," katanya melalui keterangan tertulis.
Baca juga: Gandeng KAGAMA, UGM Berniat Selamatkan Rumah Bersejarah Rektor Pertama Prof Sardjito
Terkait dengan penjualan ke pihak UGM, pihak kampus masih berdiskusi dengan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada.
"UGM tengah berupaya untuk memanfaatkan rumah tersebut untuk kegiatan akademik dan sosial sehingga mampu merekognisi nilai sejarah atas rumah itu. Upaya-upaya tersebut sedang dilakukan dengan menggandeng KAGAMA," ujarnya.
Sebelumnya, kerabat yang dipercaya merawat rumah peninggalan Prof. dr. Sardjito, Budhi Santoso mengungkapkan pihaknya telah menawarkan beberapa pihak, salah satunya UGM.
Alasannya, ia ingin spirit dr. Sardjito bisa terus terjaga. Selain itu, rumah tersebut cukup memiliki sejarah. Beberapa tokoh nasional pun pernah singgah di rumah tersebut.
"Rumah tersebut pun bisa difungsikan kembali sebagai rumah dinas rektor, museum, atau rumah pelayanan sosial seperti puskesmas, selaras dengan nilai dr.Sardjito," katanya. (maw)
| Demi Stabilitas Sosial Politik, PSE UGM Minta Pemerintah Bisa Cegah Migrasi ke Pertalite |
|
|---|
| Tim Peneliti UGM Berencana Cek Ulang Lokasi Api Misterius di Seyegan, Pastikan Pembuktian Ilmiah |
|
|---|
| Peneliti UGM: Kenaikan BBM Non-Subsidi Rasional, APBN Tak Mampu Lagi Menyangga Lonjakan Harga Minyak |
|
|---|
| Pengamat UGM Sebut Kenaikan Harga Pertamax Memicu Migrasi ke Pertalite |
|
|---|
| Pemindaian Geolistrik, Tim UGM Temukan Anomali Lapisan Tanah di Rumah Korban Teror Api Seyegan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261305-Rumah-dr-Sardjito-di-Terban.jpg)