Satu Rumah Warga di Bantul Ludes Dilalap Si Jago Merah, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Penyebab kebakaran satu rumah di Krapyak Wetan, Bantul, Rabu (20/5/2026) diduga karena korsleting listrik di stop kontak yang berada di kamar pakaian.

Tayang:
Tribun Jogja/Dok. Polres Bantul
TERBAKAR - Kondisi rumah milik seorang warga di Krapyak Wetan, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, ludes dilalap Si Jago Merah pada Rabu (20/5/2026) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satu rumah milik HH (64), di Krapyak Wetan, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, ludes dilalap Si Jago Merah pada Rabu (20/5/2026) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. 

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan penyebab kebakaran itu diduga karena korsleting listrik di stop kontak yang berada di kamar pakaian.

Bahkan, sehari sebelum kejadian, pemilik rumah sempat mencium bau gosong.

"Sebelumnya yakni pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, korban sudah mencium bau gosong di dalam rumah yang dihuni. Korban sudah berusaha mematikan semua lampu listrik yang berada di dalam rumah," ucapnya.

Kemudian, saat korban bangun dari kamarnya tiba-tiba melihat asap dan kepulan api yang sudah besar di ruangan khusus pakaian dan lemari pakaian. 

Di lokasi itu, HH tinggal bersama anaknya yakni CS (31).

Baca juga: Home Industri Tembakau Gorila di Bantul Dibongkar, Beli Bahan Baku dari Jakarta dan Bogor

Mengetahui kejadian itu, HH dan anaknya langsung bergegas keluar rumah dan teriak meminta tolong kepada warga setempat.

"Saat keluar rumah, api sudah membakar seluruh ruangan pakaian serta atap rumah. Kemudian, warga yang saat itu berada di musala dan berdekatan dengan rumah korban, langsung keluar untuk membantu memadamkan kobaran api," papar dia.

Seorang warga setempat yang mengetahui kejadian itu turut meminta pertolongan kepada pemadam kebakaran dengan menghubungi nomor darurat 113.

Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Yogyakarta tiba di lokasi kejadian untuk membantu memadamkan kobaran api. Kemudian, terdapat dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bantul.

Proses pemadaman sempat terhambat dikarenakan rumah HH berada di dalam gang yang tidak bisa dilalui oleh mobil pemadam kebakaran.

Kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB.

"Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu, namun terdapat kerugian yang diperkirakan mencapai Rp50 juta. Sebab, rumah dan seluruh isinya ludes terbakar," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved