PHK di DIY Capai 2.846 Orang hingga Oktober 2025, Sleman Tertinggi
Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sebanyak 2.846 orang terdampak PHK
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta publik menunggu pengumuman kenaikan upah minimum pekerja (UMP) 2026.
“Tunggu saja, kan sudah bilang UMP menunggu ya,” kata Yassierli saat ditemui usai menghadiri Indonesian Productivity Summit 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (12/12/2025), dilansir dari laman Kompas.
Ia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai dasar hukum penetapan UMP 2026 dan hanya menegaskan agar publik menunggu keputusan pemerintah.
“Tunggu saja ya, cukup ya. Terima kasih semua,” ujar Yassierli.
Pemerintah biasanya mengumumkan UMP pada 21 November, namun hingga kini belum ada pengumuman.
Yassierli menyebut, UMP 2026 tidak lagi mengacu pada aturan penentuan tahun sebelumnya sehingga tidak harus diumumkan pada tanggal tersebut. (*)
| Sambut May Day, Kolaborasi Polda DIY dan KSPSI Salurkan Bantuan Sembako untuk Buruh Terdampak PHK |
|
|---|
| Soal Sengketa Pesangon Buruh PT MTG, Dewan Janji Agendakan Pertemuan Ulang |
|
|---|
| Buruh PT MTG Kecewa, Harapan soal Pesangon Layak Lagi-lagi Kandas, Direksi Kembali Mangkir |
|
|---|
| Tunggu Anjuran, Sangketa Pesangon Murah Buruh PT MTG Mau Dibawa ke RUPS |
|
|---|
| Mediasi Ketiga Sengketa Pesangon Buntu, Ratusan Buruh PT MTG Datangi Gedung Dewan Sleman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pabrik-Kebakaran-989-Pekerja-Garmen-di-Sleman-Kena-PHK.jpg)