Gebrakan Dinkop UKM Sleman
Program Geber Gaspol Dinkop UKM Sleman Beri Efek Ekonomi Berantai, dari Petani hingga Pelaku UMKM
Dinkop UKM) terus berupaya meningkatkan perekonomian di wilayah Bumi Sembada, terutama bagi petani lokal dan pelaku UMKM.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Staf Tim Kerja Pengembangan Usaha Mikro Dinkop UKM Sleman, Diaz Aprila Kurniawan mengatakan bahwa skema pembelian produk "Geber Gaspol" dijalankan lewat aplikasi MBizmarket, di mana pelaku UMKM dapat menjual produknya yang berbahan baku lokal dengan label ‘Geber Gaspol’.
Program ini memberikan efek ekonomi berantai terhadap seluruh rantai produksi, dari hulu ke hilir, mulai dari petani, bidang pengolahan makanan, hingga pelaku UMKM.
“Produk berbahan baku lokal kadang diterjemahkan menjadi jajanan jadul, tetapi tidak masalah sebenarnya. Monggo dibuat apa saja boleh, yang penting dari petani lokal, tergantung pelaku usahanya mau menjadikan hasil pertanian itu apa,” ujar Diaz.
Pihaknya mendorong pelaku UMKM di Sleman untuk menjual produk ‘Geber Gaspol’ melalui aplikasi tersebut, dengan syarat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Tak hanya digunakan oleh OPD, aplikasi tersebut juga dapat diakses masyarakat luas.
“Pelaku usaha sudah diedukasi, silakan memasukkan katalog produk lokal. Jadi ketika kita belanja, yang diantar produk lokal. Dengan menjual produk ‘Geber Gaspol’, bahan baku yang dekat jadi lebih murah, harga jual tetap tinggi, jadi untungnya lebih besar,” ujarnya.
“Belanja di MBizmarket tinggal klik. Kami tidak memantau dinas-dinas apakah menjalankan program ini atau tidak, mungkin yang mengecek Pemkab karena yang menugaskan Sekda. Tapi di aplikasi ini kelihatan dinas mana yang order produk ‘Geber Gaspol’,” tambahnya.
Terpisah, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sleman, Dara Ayu Suharto turut mendukung adanya "Geber Gaspol" dan mendorong pelaku UMKM Sleman untuk memanfaatkan program ini sebagai strategi pemasaran.
Menurutnya, UMKM di Kabupaten Sleman berpotensi memperluas persebaran produknya hingga ke wilayah lain.
Namun, kendala yang sering dihadapi adalah strategi pemasaran, terutama di tengah persaingan ketat antar pelaku usaha di era digital.
"Pelaku UMKM dapat memanfaatkan MBizmarket ini sebagai sarana pemasaran digital. Produk mereka bisa masuk ke instansi-instansi, lalu merambah ke masyarakat luas," ucap Dara.
Pihaknya pun berkomitmen untuk mendampingi pelaku UMKM di Kabupaten Sleman agar naik kelas.
"Pasti. Kami pasti mendukung UMKM untuk naik kelas, bahkan hingga pasar ekspor," kata Dara.(*)
| Sleman Mart, Terobosan Digital Pemkab Sleman Dongkrak UMKM Lokal |
|
|---|
| KDMP Sidomulyo Tumbuh Pesat, Siap Libatkan Anak Muda Buat Terus Majukan Koperasi |
|
|---|
| Dinkop UKM Punya Program Magang Koperasi, Alumni Bisa Langsung Dipekerjakan |
|
|---|
| Jadi Percontohan, KDMP Sinduadi Jalankan Usaha Klinik, Apotek hingga Simpan Pinjam |
|
|---|
| Dinkop UKM Sleman Jemput Bola Dampingi UMKM, Terima Banyak Permohonan Sertifikasi Halal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Program-Geber-Gaspol-Dinkop-UKM-Sleman-Beri-Efek-Ekonomi-Berantai-dari-Petani-hingga-Pelaku-UMKM.jpg)