Gebrakan Dinkop UKM Sleman
KDMP Sidomulyo Tumbuh Pesat, Siap Libatkan Anak Muda Buat Terus Majukan Koperasi
KDMP Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: ribut raharjo
TRIBUNJOGA.COM, SLEMAN - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sejak diluncurkan pada awal Juli 2025 lalu, koperasi ini telah menjalankan sejumlah unit usaha berbasis potensi lokal.
Ketua KDMP Sidomulyo, Sigit Triwibowo mengatakan, selain memasarkan produk sembako berupa beras hasil petani lokal, koperasi ini juga mengelola beberapa unit usaha lain seperti pangkalan gas elpiji, apotek dan gerai PT Pos Indonesia.
"Kami bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk membuka dan mengelola outlet distribusi," ujarnya.
Sebelum berubah menjadi KDMP, koperasi ini dikenal dengan nama Koperasi Produsen Sembada Pangan Sejahtera, yang anggotanya dari kelompok petani tergabung dalam Gapoktan. Sebagai wilayah lumbung padi, mereka berhasil menghasilkan beras berkualitas premium.
"Baru berjalan dua bulan, lalu kami bertransformasi menjadi Koperasi Desa Merah Putih Sidomulyo," kata Sigit.
Saat ini KDMP Sidomulyo telah memiliki sekitar 100 anggota. Berkat capaian tersebut, koperasi ini ditunjuk sebagai salah satu koperasi percontohan atau mockup di Yogyakarta.
Sigit menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan koperasi secara bertahap. Salah satu rencana besarnya adalah melibatkan anak muda setempat yang memiliki kemampuan teknologi dan kreativitas digital untuk memproduksi konten promosi.
“Video sosialisasi KDMP ini masih minim, padahal kami punya anak muda yang jago bikin film. Ada juga yang kuliah di bidang IT, bisa bikin iklan dengan AI (Artificial Intelligence). Nah, ini yang mau kami maksimalkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas mengatakan pemerintah Kabupaten Sleman akan terus memberikan dukungan agar koperasi-koperasi baru seperti KDMP mampu menjalankan bisnisnya secara berkelanjutan. Satu di antaranya melalui pelatihan perencanaan bisnis bagi para pengurus.
“Karena ini masih baru, pengurus belum tentu familiar dengan perencanaan bisnis yang berbasis pada kegiatan riil. Maka perlu ada peningkatan kapasitas, minimal pengenalan agar pengurus koperasi mampu menyusun rencana usaha,” ujarnya.
Selain pelatihan, pihaknya juga akan melakukan pendampingan penuh untuk memastikan setiap koperasi mampu menjalankan bisnis sesuai rencana yang telah ditetapkan.
“Kalau seperti Sidomulyo ini kan sudah jalan, tapi tentu tidak boleh berhenti di situ. Harus terus berkembang dan membuat rencana bisnis baru,” ucapnya.
Ia juga mendorong agar setiap pengurus koperasi mengidentifikasi potensi lokal dan SDM yang ada untuk dikembangkan menjadi peluang usaha baru. Dengan demikian, KDMP bisa menjadi wadah pemenuhan kebutuhan anggota sekaligus penggerak ekonomi desa.
Pihaknya memberikan apresiasi kepada pengurus KDMP Sidomulyo yang dinilai kompak dan proaktif dalam mengembangkan potensi wilayahnya.
Terpisah, anggota DPRD Kabupaten Sleman, Dara Ayu Suharto menilai keberhasilan program KDMP tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memberikan dorongan dan insentif kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
| Sleman Mart, Terobosan Digital Pemkab Sleman Dongkrak UMKM Lokal |
|
|---|
| Dinkop UKM Punya Program Magang Koperasi, Alumni Bisa Langsung Dipekerjakan |
|
|---|
| Jadi Percontohan, KDMP Sinduadi Jalankan Usaha Klinik, Apotek hingga Simpan Pinjam |
|
|---|
| Dinkop UKM Sleman Jemput Bola Dampingi UMKM, Terima Banyak Permohonan Sertifikasi Halal |
|
|---|
| Program Geber Gaspol Dinkop UKM Sleman Beri Efek Ekonomi Berantai, dari Petani hingga Pelaku UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kdmp-sidomulyo-godean-sleman.jpg)