Dinas Kesehatan Bantul Ingatkan Bahaya Konsumsi Daging Anjing
Imbauan diberikan mengingat sampai saat ini masih ada temuan pedagang makanan atau warung makan olahan daging anjing di wilayah Bantul
Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Tri Widiyantara
Lanjutnya, berdasarkan pengakuan para pedagang, anjing itu didapatkan dari beli ke masyarakat dengan harga kurang lebih Rp350-500 ribu per ekor.
Dikarenakan belum adanya aturan yang melarang konsumsi daging anjing, sehingga sejauh ini, pihaknya hanya dilakukan imbauan dan edukasi kepada para pedagang olahan daging anjing.
"Sejauh ini baru sebatas mengimbau dengan pendekatan sebatas ada komunikasi dan edukasi, kami lakukan sosialisasi dengan penjual anjing itu dan masyarakat dengan efek negatif," terangnya. (*)
Baca Juga
| Pemkab Bantul dan LKiS Sikapi Kejadian Pembubaran Ibadah GMS Bantul |
|
|---|
| Viral Ormas di Bantul Bubarkan Kegiatan Ibadah Jemaah GMS, Tanggapan Kesbangpol dan Pendeta |
|
|---|
| Viral Insiden Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul, Kesbangpol DIY Beberkan Kronologinya |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Dibeli dari Peternak Bantul Bakal Disembelih di Dua Lokasi Ini |
|
|---|
| Tekan Inflasi Jelang Hari Raya, Pemkab Bantul Intervensi Pasar Lewat Gerakan Pangan Murah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-Dinkes-Kabupaten-Bantul-Agus-Tri-Widiyantara-31102025.jpg)