Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar 5 Kali ke Arah Kali Putih
Guguran lava pijar Gunung Merapi terus terjadi hampir setiap malam sejak statusnya naik menjadi level 3
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Guguran lava pijar Gunung Merapi terus terjadi hampir setiap malam.
Kondisi itu menandakan aktifitas vulkanik di dalam perut Gunung Merapi masih cukup tinggi.
Dalam kurun waktu 6 jam terakhir, mulai pukul 00.00-06.00 WIB, tercatat Gunung Merapi meluncurkan lava pijar sebanyak lima kali.
Guguran lava pijar meluncur ke arah Kali Sat/Putih sejauh 1800 meter.
"Teramati 5 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1800 meter,"tulis dalam laporan harian yang dirilis oleh magma.esdm.go.id yang dikutip Tribun Jogja Kamis (28/5/2026).
Dalam periode yang sama, tercatat 23 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-36 mm dan lama gempa 70.91-177.08 detik.
Kemudian 21 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-31 mm, S-P 0.5-0.6 detik dan lama gempa 25.34-59.43 detik.
Serta 2 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 5-45 mm, dan lama gempa 11.98-14.19 detik.
Baca juga: Misteri Teror Api di Rumah Warga Seyegan Sleman Masih Berlanjut
Sementara secara viual, puncak gunung terpantau cukup jelas meski ada sedikit kabut.
Cuaca di puncak terpantau berawan hingga mendung, angin tenang ke arah barat.
Suhu udara sekitar 16.9-20°C dengan kelembaban 97-99 perse . Tekanan udara 874.9-918 mmHg.
Sampai saat ini Gunung Merapi masih berstatus Siaga atau Level III.
BPPTKG meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi bahaya yang ada, terutama pada sektor-sektor berikut:
- Sektor Selatan-Barat Daya: Sungai Boyong (5 km), Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (7 km).
- Sektor Tenggara: Sungai Woro (3 km) dan Sungai Gendol (5 km).
- Erupsi Eksplosif: Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Peringatan Penting:
Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya tersebut.
Selain itu, warga diimbau mewaspadai potensi bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di hulu sungai, serta mengantisipasi gangguan abu vulkanik.
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi akan terus dipantau secara ketat. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, status aktivitas akan segera ditinjau kembali. (*)
| Merapi Luncurkan Lava Pijar Sebanyak 7 Kali Dalam Kurun Waktu 6 Jam Terakhir |
|
|---|
| Update Laporan Kegempaan Gunung Merapi Senin 25 Mei 2026 Siang |
|
|---|
| Update Aktifitas Gunung Merapi Semalam, Terpantau 9 Kali Guguran Lava Pijar |
|
|---|
| Update Gunung Merapi Minggu 24 Mei: 25 Kali Gempa Guguran, 9 kali Guguran Lava ke Arah Kali Putih |
|
|---|
| Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Sabtu 23 Mei 2026 Siang Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262505-Laporan-kegempaan-Merapi.jpg)