Update Gunung Merapi Minggu 24 Mei: 25 Kali Gempa Guguran, 9 kali Guguran Lava ke Arah Kali Putih
Gunung Merapi dilaporkan teramati 9 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
Penulis: OSE | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Gunung Merapi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami 25 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-10 mm dan lama gempa 75.08-187.24 detik, Minggu (24/2026).
Hasil pengamatan kegempaan periode 00:00 - 06:00 WIB itu juga melaporkan terjadinya 1 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 7 mm, dan lama gempa 11.52 detik, dan 20 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-34 mm, S-P 0.4-0.5 detik dan lama gempa 22.36-59.15 detik.
Guguran ke arah Kali Putih
Dilansir dari laman resmi ESDM, Gunung api yang terletak di wilayah Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, di ketinggian 2968 mdpl tersebut dilaporkan teramati 9 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
Berdasarkan hasil pengamatan visual, Gunung Merapi terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin tenang ke arah barat.
Secara klimatologi, cuaca di wilayah sekitarnya cerah hingga berawan, angin tenang ke arah barat. Suhu udara sekitar 17.7-20°C. Kelembaban 86.2-93 persen. Tekanan udara 875.5-919 mmHg.
Imbauan
Beberapa rekomendasi disampaikan BPPTKG Yogyakarta, bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Masyarakat juga diminta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.(*)
Gunung Merapi
gempa guguran
guguran lava
Sleman
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Info Merapi Terbaru
Meaningful
Jogja
| Update Terbaru Aktifitas Gunung Merapi, Kegempaan Masih Tinggi, Terus Luncuran Guguran Lava Pijar |
|
|---|
| Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling di Jogja Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026 |
|
|---|
| Lokasi dan Jadwal SIM Corner dan SIM Keliling di Jogja Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026 |
|
|---|
| Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026 |
|
|---|
| Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262105-Aktivitas-Gunung-Merapi-pagi-ini.jpg)