Merapi Luncurkan Lava Pijar Sebanyak 7 Kali Dalam Kurun Waktu 6 Jam Terakhir
Aktifitas vulkanik Gunung Merapi selama enam jam terakhir, terhitung mulai pukul 00.00-06.00 WIB masih cukup tinggi.
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aktifitas vulkanik Gunung Merapi selama enam jam terakhir, terhitung mulai pukul 00.00-06.00 WIB masih cukup tinggi.
Berdasarkan laporan harian yang dirilis oleh magma.esdm.go.id, Gunung Merapi tercatat meluncurkan guguran lava pijar sebanyak tujuh kali ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
"Teramati 7 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter,"tulis dalam laporan harian di laman magma.esdm.go.id seperti yang dikutip Tribun Jogja, Selasa (26/5/2026).
Sementara itu, aktifitas kegempaan di dalam perut gunung terpantau masih cukup tinggi.
Tercatat ada 26 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-6 mm dan lama gempa 68.9-188.02 detik.
Kemudian 22 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 1-34 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 9.33-34.23 detik.
Serta 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 5-6 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 39.12-116.01 detik.
Secara visual, puncak gunung terlihat jelas dan asap kawah tidak terlihat.
Cuaca di kawasan puncak terpantau cerah dengan angin mengarah ke selatan.
Suhu udara di puncak berkisar antara 16.5-18°C dengan elembaban 84.3-95 persen. Tekanan udara 874.5-918 mmHg.
Sampai saat ini Gunung Merapi masih berstatus Siaga atau Level III.
BPPTKG meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi bahaya yang ada, terutama pada sektor-sektor berikut:
- Sektor Selatan-Barat Daya: Sungai Boyong (5 km), Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (7 km).
- Sektor Tenggara: Sungai Woro (3 km) dan Sungai Gendol (5 km).
- Erupsi Eksplosif: Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Peringatan Penting:
Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya tersebut.
Selain itu, warga diimbau mewaspadai potensi bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di hulu sungai, serta mengantisipasi gangguan abu vulkanik.
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi akan terus dipantau secara ketat. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, status aktivitas akan segera ditinjau kembali. (*)
| Update Laporan Kegempaan Gunung Merapi Senin 25 Mei 2026 Siang |
|
|---|
| Update Aktifitas Gunung Merapi Semalam, Terpantau 9 Kali Guguran Lava Pijar |
|
|---|
| Update Gunung Merapi Minggu 24 Mei: 25 Kali Gempa Guguran, 9 kali Guguran Lava ke Arah Kali Putih |
|
|---|
| Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Sabtu 23 Mei 2026 Siang Ini |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Sabtu 23 Mei 2026: Ada 5 Kali Guguran Lava Selama 6 Jam Terakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260705-Update-Aktivitas-Gunung-Merapi.jpg)