Tips Mudik Aman dengan Anak
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga yang akan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Menu yang segar, hangat, dan berkuah sangatlah dianjurkan.
Minuman kemasan dari perusahaan terpercaya, baik berupa air mineral, bersoda, teh ataupun jus buah sangat mungkin lebih aman, asalkan tanggal kadaluwarsa dan kemasan luarnya terjaga.
Minuman segar, asli dan sering ditawarkan di sepanjang jalan mudik, sangat rentan tercemar bakteri, belum dimasak tuntas ataupun mengandung zat perasa atau pewarna yang asing dan berbahaya bagi saluran cerna anak.
Bekal makanan dan minuman anak sebaiknya juga direncanakan dengan cermat.
Pilihlah menu yang sudah dikenal oleh anak, sehingga anak tidak menolaknya. Ajari anak untuk merencanakan, membeli atau memasaknya sendiri, dan mengemasnya dengan baik, sesuai dengan usianya.
Pilihlah menu yang tinggi karbohidrat, tinggi protein, rendah lemak, praktis dan tidak mudah mencetuskan kekambuhan penyakit kronisnya.
Bawalah secukupnya, sesuai dengan lama perjalanan yang akan ditempuh dan tidak perlu membawa terlalu banyak, dengan maksud akan dikonsumsi di tempat tujuan mudik.
Cara tersebut akan membahayakan keawetan bekal dan secara teknis membawanya sangat merepotkan.
Alat transportasi untuk mudik saat ini sangat beragam dan sepeda motor justru merupakan moda pilihan terbanyak.
Kalau keluarga memilih mudik dengan menggunakan sepeda motor, tempatkan anak di tengah, di antara kedua orang dewasa.
Kenakanlah perlengkapan keamanan utama, yaitu jaket, celana panjang, sepatu, kacamata dan helm dengan ukuran yang sesuai dengan tubuh anak.
Apabila perjalanan darat akan menggunakan moda transportasi umum, minumkanlah obat anti mabuk sebelum berangkat, terutama bagi anak yang rentan mabuk.
Usahakan anak dalam keadaan kenyang, dan mintalah dia melihat pemandangan alam ke arah depan atau ke arah samping yang jauh, misalnya sawah, gunung atau awan.
Hindarkan anak untuk membaca tulisan kecil-kecil, melihat ke arah belakang atau ke arah samping yang dekat, misalnya rumah, kendaraan, atau pohon di pinggir jalan, sebab semua keadaan tersebut akan memacu mabuk.
Dalam hal tersebut pusat keseimbangan tubuh anak (vestibuler) akan terganggu, karena adanya stimulasi turbulensi dan gerakan semu benda-benda yang berlebihan.
Tips Mudik Aman dan Nyaman
tips mudik lebaran
Dokter Spesialis Anak Dr dr FX Wikan Indrarto SpA
Lebaran 2026
| Jumlah Penumpang di Terminal Bus Wates Kulon Progo Turun di Lebaran 2026, Ini Pemicunya |
|
|---|
| Pergerakan Penumpang Masih Tinggi, Puncak Arus Balik Lebaran di YIA Diprediksi Besok |
|
|---|
| Kunjungan Libur Lebaran di Bantul 2026 Turun 63 Ribu Wisatawan, Dinpar Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Disnakertrans Bantul Tangani 20 Aduan THR Idulfitri, Lima Dilimpahkan ke Pengawas Provinsi |
|
|---|
| Pergerakan Wisatawan di Sleman Capai 188.140, Dispar Sleman Optimistis Kunjungan Sesuai Target |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tips-Mudik-Aman-dengan-Anak.jpg)