Tips Mudik Aman dengan Anak
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga yang akan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga yang akan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman dan dikenal dengan istilah 'mudik'.
Meskipun mudik sangat menggembirakan bagi hampir semua orang dewasa, namun bagi anak belum tentu.
Apa yang harus disiapkan?
Pertama kali, sebaiknya bawalah anak ke dokter yang merawatnya dan sampaikan jadwal rencana mudik secara lengkap, sehingga dokter akan memberikan resep obat rutin dan obat darurat, surat keterangan medis dan bahkan mungkin saja nomor telephone penting yang dapat dihubungi, apabila diperlukan (hot line).
Resep obat sebaiknya langsung dibelikan, sebab obat rutin harus diminumkan tanpa terhenti, obat darurat sangat mungkin diperlukan mendadak, dan belum tentu tersedia di apotek di kota kecil.
Surat keterangan medis dari dokter dapat ditunjukkan kepada dokter yang memeriksa anak, pada saat anak sakit di tengah perjalanan ataupun di tempat tujuan.
Dengan demikian dokter tersebut dapat memahami riwayat kesehatan anak secara lengkap dan memberikan penatalaksanaan penyakit sesuai dengan riwayat kesehatan sebelumnya.
Bekal anak yang harus dibawa perlu direncanakan, disiapkan dan dikemas dengan baik.
Selain bekal pakaian, bacaan, mainan kesayangan, ataupun makanan, jangan lupa juga bekal obat.
Sebagian besar anak memerlukan obat, baik untuk lanjutan pengobatan rutin penyakitnya ataupun obat darurat selama di perjalanan, di penginapan dan di tempat tujuan.
Anak yang menderita penyakit menahun (kronis) seperti TBC, asma, epilepsi, kurang darah, bocor ginjal, bocor jantung ataupun gangguan hormonal, memerlukan lanjutan pengobatan rutin, terus menerus dan tanpa terputus.
Obat darurat yang biasanya diresepkan dokter untuk perjalanan mudik meliputi obat turun demam, batuk, pilek, muntah, diare, kolik atau sakit perut, pelindung mata, ataupun kulit.
Pada rencana mudik dengan tujuan daerah endemis penyakit tertentu, dokter akan memberikan obat pencegahan (kemoprofilaksis) dan vaksinasi, juga menjelaskan beberapa tindakan penting yang harus dilakukan, agar anak tidak tertular penyakit di daerah tersebut.
Apabila harus membeli makanan atau minuman di perjalanan, pilihlah tempat dan menunya secara cermat.
Rumah makan yang terkesan kumuh, lusuh, ataupun pengap haruslah dihindari.
Tips Mudik Aman dan Nyaman
tips mudik lebaran
Dokter Spesialis Anak Dr dr FX Wikan Indrarto SpA
Lebaran 2026
| Jumlah Penumpang di Terminal Bus Wates Kulon Progo Turun di Lebaran 2026, Ini Pemicunya |
|
|---|
| Pergerakan Penumpang Masih Tinggi, Puncak Arus Balik Lebaran di YIA Diprediksi Besok |
|
|---|
| Kunjungan Libur Lebaran di Bantul 2026 Turun 63 Ribu Wisatawan, Dinpar Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Disnakertrans Bantul Tangani 20 Aduan THR Idulfitri, Lima Dilimpahkan ke Pengawas Provinsi |
|
|---|
| Pergerakan Wisatawan di Sleman Capai 188.140, Dispar Sleman Optimistis Kunjungan Sesuai Target |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tips-Mudik-Aman-dengan-Anak.jpg)