Kunjungan Libur Lebaran di Bantul 2026 Turun 63 Ribu Wisatawan, Dinpar Ungkap Penyebabnya
Penyebab menurunnya kunjungan wisatawan Bantul dikarenakan hal yang sangat kompleks, termasuk krisis ekonomi maupun ekonomi lesu.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Kunjungan wisatawan di Bantul saat libur Lebaran 2026 turun sekitar 63.752 orang dibanding tahun sebelumnya.
- Tahun ini tercatat 80.333 wisatawan dengan PAD Rp1,16 miliar, sedangkan tahun lalu 144.085 wisatawan dengan PAD Rp2,08 miliar.
- Penurunan disebabkan faktor kompleks seperti kondisi ekonomi lesu dan daya tarik wisata Bantul yang stagnan dibanding tetangga.
- Pemerintah Bantul berencana evaluasi pasca Lebaran dan meningkatkan destinasi serta pelayanan wisata agar lebih menarik.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul mencatat kunjungan wisatawan selama momen libur Lebaran Idulfitri 2026 menurun dibandingkan momen yang sama pada tahun sebelumnya.
Penurunan angka kunjungan diperkirakan mencapai 63.752 wisatawan.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, Markus Purnomo Adi, menyebut, libur Lebaran selama 18 sampai 24 Maret 2026, terdapat 80.333 wisatawan dengan pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp1.162.328.000
"Kalau tahun lalu, libur Lebaran dari tanggal 31 Maret sampai 7 April 2025 ada 144.085 wisatawan dengan PAD sekitar Rp2.086.592.500. Rata-rata pengunjung per hari pada tahun lalu mencapai 18.000 wisatawan, sedangkan tahun ini sekitar 11.400 wisatawan," ucapnya, kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).
Faktor penyebab angka kunjungan turun
Senada, Kepala Dinpar Kabupaten Bantul, Saryadi, turut mengakui bahwa pada libur Lebaran tahun ini mengalami penurunan wisatawan.
Ia memastikan bahwa penyebab menurunnya kunjungan wisatawan ini bukan karena faktor retribusi masuk wisata yang sebesar Rp15.000 per orang, tetapi karena hal lain.
"Faktornya saya kira bukan masalah harga tiket masuk karena di Gunungkidul juga sama harga tiketnya, dan tetap ramai kunjungan, artinya tidak satu satunya tarif retribusi itu menjadi faktor penurunan pengunjung," kata Saryadi.
Adapun penyebab menurunnya kunjungan wisatawan tahun ini dikarenakan beberapa hal yang sangat kompleks, termasuk krisis ekonomi maupun ekonomi lesu. Pasalnya, saat ini kondisi ekonomi sedang kurang baik, sehingga berdampak secara umum di berbagai lini.
Selain itu, terdapat pula daya tarik pantai selatan Bumi Projotamansari yang tidak terlalu berkembang dibandingkan daya tarik wisata di kabupaten tetangga atau daya tarik wisata pantai di Kabupaten Gunung Kidul. Padahal, Bantul dan Gunungkidul sangat berdampingan.
"Kita ibarat orang berdagang dengan jualan yang sama dengan pesaing sebelah ketika tetangganya banyak menu baru, destinasi baru, sementara kita masih tetap stagnan wajar kalau kemudian menjadi kalau dengan sebelah," terangnya.
Evaluasi
Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kondisi pariwisata Kabupaten Bantul. Evaluasi dilakukan usai momen libur Lebaran berlangsung atau pasca 29 Maret 2026. Belum lagi, saat ini pelajar masih banyak yang libur sekolah.
"Sampai sekarang kunjungan wisata memang turun, dan masa libur Lebaran tahun ini masih sampai besok Minggu (29/3/2026), kita akan melakukan evaluasi nanti pasca tanggal 29 Maret nanti," tuturnya.
Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantul, Arif Haryanto, turut menyampaikan bahwa beberapa tahun terakhir di pantai selatan Bantul tidak ada spot wisata khusus. Kondisi itu berpotensi menjadi persaingan daya tarik wisatawan.
"Tapi ya memang ada faktor lain dan itu mungkin bukan faktor utama ya. Karena kalau dilihat dari harga (tarif retribusi) kanan kiri sama. Di Kabupaten Gunungkidul sama, di Kabupaten Kulon Progo sama," jelasnya.
Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, ke depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul bersama pelaku wisata Bantul harus mampu meningkatkan pelayanan yang ramah dan baik.
"Kami tentu juga siap memberikan porsi khusus untuk meningkatkan daya tarik dengan berbagai peningkatan destinasi wisata," tandasnya.(nei)
| DPRD Bantul Tanggapi Dugaan Harga Nuthuk: Jangan Manfaatkan Momen demi Keuntungan Lebih |
|
|---|
| Disnakertrans Bantul Tangani 20 Aduan THR Idulfitri, Lima Dilimpahkan ke Pengawas Provinsi |
|
|---|
| Pergerakan Wisatawan di Sleman Capai 188.140, Dispar Sleman Optimistis Kunjungan Sesuai Target |
|
|---|
| Sosok Iptu Nur Alim Kapospam Tugu Jogja yang Meninggal karena Kelelahan Amankan Arus Mudik 2026 |
|
|---|
| Kronologi Meninggalnya Iptu Nur Alim saat Kelelahan Bertugas Mengamankan Ops Ketupat Progo 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/SAR-Bantul-Siagakan-100-Petugas-Amankan-Padusan-di-Pantai-Parangtritis.jpg)