Pemkab Bantul Targetkan Transformasi Pelayanan Publik Akuntabel, Siap Menuju Modern dan Responsif
Pemkab Bantul berupaya mengadopsi sistem digital yang transparan, efisien, dan partisipatif dalam berbagai aspek pelayanan publik
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Joko Widiyarso
Kendati demikian, dia menyebut bahwa semua inovasi yang ada tersebut sudah bersentuhan dengan digitalisasi karena data diperoleh dari proses penggunaan aplikasi Online Single Submission (OSS). Basis aplikasi OSS sendiri bisa diunduh melalui android, sehingga kalau masyarakat mau menggunakan bisa di mana pun.
Lebih lanjut, Annihayah turut menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ini, DPMPTSP Kabupaten Bantul memiliki rencana target untuk mensosialisasikan aplikasi Pepes Ikan dengan tujuan agar calon investor tertarik untuk berinvestasi di Bantul setelah melihat potensi investasi yang ditawarkan.
"Harapan kami tentunya agar iklim investasi Kabupaten Bantul semakin baik, banyak yang berminat berinvestasi ke Bantul sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat," pinta dia.
| Bakal Terapkan WFH Setiap Jumat, Kemenag DIY Jamin Pelayanan Publik Tetap Optimal |
|
|---|
| DPRD Bantul Lakukan Penyesuaian Skema WFH Sekali dalam Seminggu |
|
|---|
| Pemkab Bantul Terapkan Car Free Day to Office, ASN Beralih ke Sepeda |
|
|---|
| Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Bantul, Operasional Dua SPPG Dihentikan Sementara |
|
|---|
| Bupati Magelang Pastikan Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan Efisiensi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Bantul-Abdul-Halim-Muslih-dan-Kepala-DPMPTSP-Annihayah.jpg)