TMMD Reguler ke-128 2026 Digelar di Sidorejo Kulon Progo, Sasar Pembangunan Fisik dan Perbaikan RTLH

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Tahun Anggaran (TA) 2026 resmi dibuka pada Rabu (22/04/2026).

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Alexander Ermando
PENGECORAN - Pengecoran perdana untuk jalan rabat beton yang jadi sasaran pelaksanaan TMMD Reguler Ke-128 TA 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Rabu (22/04/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Tahun Anggaran (TA) 2026 resmi dibuka pada Rabu (22/04/2026).
  • Upacara Pembukaan dilakukan di Lapangan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Rabu pagi.
  • Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma menjelaskan TMMD Reguler Ke-128 TA 2026 akan dilaksanakan di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah.

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Tahun Anggaran (TA) 2026 resmi dibuka pada Rabu (22/04/2026).

Upacara Pembukaan dilakukan di Lapangan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Rabu pagi.

Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma menjelaskan TMMD Reguler Ke-128 TA 2026 akan dilaksanakan di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah.

"Kami laksanakan TMMD Reguler Ke-128 TA 2026 ini selama 1 bulan atau 30 hari ke depan," kata Dyan usai Upacara Pembukaan.

Pelaksanaan TMMD Reguler Ke-128 TA 2026 akan banyak difokuskan pada pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.200 meter dan lebar 3 meter serta pembuatan talud jalan sepanjang 175 meter dan lebar 1,9 meter.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, TMMD 2026
KERJA SAMA - Bupati Kulon Progo Agung Setyawan (kiri) dan Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma (kanan) menunjukkan dokumen kerja sama yang telah ditandatangani saat Upacara Pembukaan TMMD Reguler TA 2026, Rabu (22/04/2026).

Sebanyak 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga akan jadi sasaran perbaikan, termasuk pembuatan Sumur Bor 5 unit hingga rehabilitasi 2 unit masjid. Dyan juga mengatakan ada program jambanisasi 1 unit dan pembuatan 2 unit prasasti.

"Selain pembangunan fisik, kami juga melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bagi masyarakat," ujarnya.

Sosialisasi berkaitan dengan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Narkoba, Kamtibmas, Tata Tertib Hukum dan Cegah Klitih, pengendalian dan penataan sampah, pencegahan penyakit, hingga penanggulangan bencana alam.

Seluruh kegiatan TMMD ini menelan biaya senilai Rp1.538.300.000,00. Sumbernya seperti APBN TNI senilai Rp338.300,000,00; APBD DIY senilai Rp 100 juta; APBD Kulon Progo senilai Rp 650 juta; APBD Kalurahan Sidorejo Rp 15 juta, Baznas Kulon Progo senilai Rp 120 juta, dan swadaya masyarakat sebesar Rp 135 juta.

"Pelaksanaan akan melibatkan 150 personel TNI dan POLRI dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler bersama warga Sidorejo," jelas Dyan.

Ia berharap seluruh sasaran dalam TMMD Reguler ini bisa selesai tepat waktu agar hasilnya bisa dimanfaatkan oleh warga Sidorejo.

Pembangunan di wilayah setempat pun diharapkan bisa lebih baik dan meningkat.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan turut hadir sebagai Inspektur Upacara Pembukaan TMMD Reguler Ke-128 TA 2026. 

Pembukaan ditandai dengan penandatanganan dokumen kerjasama hingga pengecoran perdana jalan rabat beton yang akan dibangun.

Ia menilai program TMMD akan membantu mengatasi kesenjangan pembangunan di wilayahnya. Apalagi masih banyak infrastruktur yang perlu dibenahi, termasuk sejumlah rumah warga yang perlu sentuhan perbaikan.

"Apa yang dilakukan TMMD ini memang langsung menyasar pada obyek dan warga yang sangat membutuhkan," kata Agung.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved