Dinas Koperasi dan UKM DIY Luncurkan Inkubasi Bisnis Kawula Muda, Ini Tujuannya
Inkubasi Bisnis Kawula Muda dirancang untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di kalangan pelajar dan alumni SMA/SMK se-DIY
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Pembukaan Inkubasi Bisnis Kawula Muda pada Kamis (24/7/2025) di Hotel Grand Keisha Yogyakarta.
Program ini merupakan lanjutan dari program Momenku Siap Berkemas dan Wirausaha Belia yang telah digagas sebelumnya oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY sejak 2022.
Inkubasi Bisnis Kawula Muda dirancang untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di kalangan pelajar dan alumni SMA/SMK se-DIY, dengan tujuan menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja mandiri.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya konsistensi dan daya tahan pelajar dalam berwirausaha.
Menurutnya, bonus demografi Indonesia pada 2045 hanya akan menjadi peluang jika diisi oleh generasi muda yang tanggap dan cepat beradaptasi.
“Hari ini adalah hari yang sangat luar biasa. Kita berkumpul di sini untuk mengawali langkah meniti masa depan bersama. Saya selalu sampaikan, sekarang ini semuanya bisa dicari di Google. Siapa pun punya handphone dan internet, artinya akses informasi terbuka luas. Namun yang menentukan bukan siapa yang paling besar atau lama, tetapi siapa yang cepat, tanggap, dan mau berubah. Itulah yang akan memenangkan peluang di masa depan," ungkapnya.
Melalui Inkubasi Bisnis Kawula Muda ini, lanjut Siwi, Dinkop UKM DIY ingin mencetak generasi pengusaha muda DIY yang tangguh, konsisten, dan berdaya saing tinggi.
"Jangan hanya bercita-cita lulus dan bekerja, tetapi sekolah sambil menghasilkan income sendiri pun adalah hal mulia yang meringankan orang tua. Program ini adalah kolaborasi lintas instansi. Kami melanjutkan fondasi dari Disdikpora DIY, sekarang kami fokus pada pendampingan intensif hingga pembekalan modal pembinaan untuk yang berprogres. Jadi bukan sekadar pelatihan selesai, tapi benar-benar dikawal sampai usaha mereka mandiri dan memberikan dampak. Saya yakin, dari 80 peserta hari ini yang akan lanjut ke 40 dan kemudian 35, semua memiliki potensi yang sama. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menumbuhkan tekad dan konsistensinya,” paparnya.
Baca juga: Komisi D DPRD DIY Beri Masukan Soal Rencana Pembangunan SMA Negeri di Berbah Sleman
Program ini menargetkan pelajar dan alumni SMA/SMK sederajat dengan total 83 peserta yang telah lolos seleksi dari 31 instansi di 5 kabupaten/kota DIY.
Mereka akan mengikuti pelatihan berjenjang dalam tiga level dengan pola eliminasi di setiap level.
Materi pelatihan meliputi mentoring inclass, group discussion, one on one mentoring, praktik dan simulasi, hingga pitching dan business matching bersama para angel investor.
Dalam paparannya, Srie Nurkyatsiwi menambahkan bahwa pendampingan akan tetap berlanjut bahkan setelah peserta menerima modal pembinaan.
Hal ini menjadi bukti nyata pengawalan anggaran pemerintah agar program tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan program ini berdampak. Tidak berhenti di pelatihan, tetapi bagaimana modal pembinaan yang diberikan bisa dioptimalkan dan menumbuhkan usaha mereka hingga naik kelas. Jika nanti lolos, Dinas Koperasi dan UKM siap merekomendasikan mereka untuk difasilitasi oleh jejaring stakeholder lain, termasuk permodalan lanjutan, akses pemasaran, dan pembinaan intensif,” terangnya.
Inkubasi Bisnis Kawula Muda diharapkan menjadi bagian pelengkap dari ekosistem talenta muda DIY, melahirkan tokoh-tokoh inspiratif yang memiliki usaha profesional, berkelanjutan, dan berdampak ekonomi bagi Yogyakarta dan Indonesia.
| Seorang Pelajar SMK Tewas Kena Lemparan Batu di Seyegan Sleman, Begini Kronologinya |
|
|---|
| Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Gladiatoran Geng Pelajar di Yogyakarta |
|
|---|
| Polisi Beberkan Kronologi Penangkapan dan Peran Tersangka Perkelahian 'Gladiatoran' Pelajar di Jogja |
|
|---|
| Kasus Perkelahian 'Gladiator' Pelajar di Jogja, Satu Orang Ditetapkan Tersangka |
|
|---|
| Dua Pelajar di Jogja Alami Luka Bacok Serius karena 'Gladiatoran' Ritual sebelum Keluar Geng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pembukaan-Program-Inkubasi-Bisnis-Kawula-Muda.jpg)