Seorang Pelajar SMK Tewas Kena Lemparan Batu di Seyegan Sleman, Begini Kronologinya
Aksi kekerasan jalanan hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa terjadi di Kabupaten Sleman.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Pemuda berinisial SW, (19) meninggal dunia setelah menjadi korban pelemparan batu di Jalan Seyegan- Godean, tepatnya di Klangkapan II, Margoluwih, Seyegan.
- Korban adalah pelajar SMK swasta di Sleman tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.
- Menurut Kapolsek Seyegan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Pujiono, peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu, (25/4/2026) dini hari pukul 01.00 WIB.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aksi kekerasan jalanan hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa terjadi di Kabupaten Sleman.
Seorang pemuda berinisial SW, (19) meninggal dunia setelah menjadi korban pelemparan batu di Jalan Seyegan- Godean, tepatnya di wilayah Klangkapan II, Kalurahan Margoluwih, Kecamatan Seyegan.
Pelajar SMK swasta di Sleman tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.
Kapolsek Seyegan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Pujiono bercerita bahwa peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu, (25/4/2026) dini hari sekira pukul 01.00 WIB dan pelakunya adalah RPF alias R (17) warga Godean dan DYK alias NG (20) warga Minggir.
Kronologinya bermula ketika kedua pelaku sedang berada di rumah teman, dan temannya mendapatkan telepon dari nomor tak dikenal yang menantang dan mengajaknya bertemu di Jalan Seyegan- Godean.
"Pelaku beserta teman-temannya lalu berangkat menuju ke lokasi, mengarah ke Godean dan ke Seyegan,"kata Pujiono, Rabu (8/4/2026).
Dalam perjalanan menuju lokasi, RPF berboncengan dengan DYK. Mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam, dengan posisi DYK sebagai Joki sementara RPF membonceng.
Ketika melintas di wilayah Klangkapan mereka melihat ada beberapa orang sudah menunggu di tepi jalan. Mereka tetap melanjutkan perjalanan ke utara.
Setelah melintas di wilayah Seyegan rombongan pelaku dihubungi kembali oleh nomor tak dikenal dan mengajak ketemuannya di Klangkapan dekat toko modern berjejaring.
Rombongan pelaku lalu berputar arah, dari Seyegan kembali ke arah Godean menuju Klangkapan.
Saat perjalanan menuju lokasi, sesampainya di dekat proyek jalan tol atau dekat Selokan Mataram, rombongan pelaku berhenti dan mengambil sebongkah batu dengan alasan untuk berjaga-jaga.
Rombongan pelaku lalu melanjutkan perjalanan. Sesampainya di Kalurahan Margoluwih Seyegan ada korban yang saat itu sedang berada di pinggir jalan.
Pelaku RPF yang berboncengan dengan DYK lantas melemparkan batu ke arah korban. Nahas, korban tidak sempat menghindar.
| Soal Insiden Kekerasan di Babarsari, Polisi: Satu Orang Meninggal Dunia, Dua Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| Kim Kurniawan: Kemenangan Lawan Barito Putera Jadi Kunci PSS Sleman untuk Promosi |
|
|---|
| PSS Sleman Siap Hadapi Laga Krusial Kontra Barito Putera, Penentu Perburuan Tiket Promosi |
|
|---|
| Sekolah Terdampak Tol Jogja–Solo, SD Nglarang Pindah ke Lahan Baru Seluas 4.800 m² |
|
|---|
| Warga Sleman Lega, Pemerintah Beri Kepastian Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kapolsek-Seyegan-AKP-Pujiono-dan-Kasihumas-Polresta-Sleman-Iptu-Argo-Anggoro.jpg)