Tidak Difungsikan Lagi, 17 Tempat Penampungan Sampah Sementara di Kota Yogyakarta Sudah Dibongkar

Proses pembongkaran pun sudah ditempuh dan telah terlaksana di 17 TPS yang mayoritas berdiri di sekitar permukiman warga.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
BEBAS SAMPAH - Kondisi depo sampah di sebelah barat Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, yang sudah terbebas dari tumpukan sampah, Minggu (13/4/2205) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seluruh Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Kota Yogya ditutup total dan tidak dioperasikan kembali.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono, menyebut di wilayahnya terdapat 31 TPS yang kondisinya sudah kosong.

Bahkan, proses pembongkaran pun sudah ditempuh dan telah terlaksana di 17 TPS yang mayoritas berdiri di sekitar permukiman warga.

Beberapa TPS yang sudah dibongkar antara lain, TPS Sagan (kapasitas 3 ton), TPS Pasar Sore (2 ton) dan TPS Depokan Kotagede (2 ton).

"Semua (TPS) statusnya sudah ditutup. Tanggal 11 April, kami melakukan pengosongan sampah di semua TPS," katanya, Rabu (16/4/2025).

Baca juga: Kuota Pengolahan Sentuh 1.650 Ton Per Minggu, Pemkot Yogyakarta Mulai Kelola Sampah Secara Real Time

Meski demikian, Agus menyebut, masih ada TPS yang sebelumnya sudah dikosongkan tapi muncul sampah baru, seperti di TPS Sisingamaraja. 

Untuk menanggulangi fenomena tersebut, pihaknya pun menerjunkan kontainer khusus dari depo sampah di Jalan Brigjen Katamso. 

Sementara, sampai sejauh ini, Pemkot Yogyakarta telah memiliki 1.330 transporter atau penggerobak yang bertugas mengangkut sampah ke depo 

Berdasarkan peta assessment, 45 kelurahan menyatakan jumlah penggerobak cukup untuk melayani warga dan armadanya tersedia. 

"Sekarang jumlah kelurahan berstatus hijau ada 25 dan berwarna kuning 20. Status hijau berarti kelurahan dalam pengelolaan sampah tidak ada masalah atau sudah baik," terangnya.

"Sedangkan kelurahan berwarna kuning berarti masih ada persoalan, seperti pembuangan sampah di luar depo," lanjut Agus. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved