Polisi Pasang Banner Larangan Mancing di Jembatan Senggol Sanden Bantul
Larangan ini merupakan tindak lanjut adanya kejadian pemancing tewas akibat tersengat listrik di lokasi.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jajaran Polsek Sanden memasang banner larangan memancing di area Jembatan Senggol, Ngepet, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul pada Selasa (18/2/2025).
Larangan ini merupakan tindak lanjut adanya kejadian pemancing tewas akibat tersengat listrik di lokasi. Penyebabnya diduga karena joran pancing sempat tertempel kabel listrik tegangan tinggi.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan pemasangan banner larangan memancing ini merupakan langkah antisipasi dari Polsek Sanden untuk menghidari korban jiwa.
“Ada bentangan kabel tegangan tinggi di atas jembatan, sehingga sangat berbahaya bagi warga yang beraktifitas di lokasi. Untuk itu kami Polres Bantul bersama Polsek Sanden memasang larangan memancing di jembatan,” kata Jeffry.
Ia berharap, masyarakat dapat mematuhi larangan ini demi keselamatan bersama.
“Semoga larangan ini dipatuhi bersama, sehingga kejadian pemancing meninggal dunia akibat tersengat listrik tidak terulang kembali,” ujar Jeffry.
Di sisi lain, Jeffry menyebut bahwa Jembatan Senggol merupakan spot favorit warga yang gemar memancing karena letaknya strategis.
Bahkan, hampir setiap hari pasti ada masyarakat yang memancing di sekitar Jembatan Senggol.
"Maka itu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan di sekitar jembatan dengan harapan tidak ada warga yang memancing di jembatan," paparnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang pria tewas usai tersengat listrik saat memancing di Jembatan Senggol, Ngepet, Kalurahan Srigading. Penyebabnya diduga karena joran pancing sempat tertempel kabel listrik.
"Kejadian berawal saat korban dan rekannya yakni MINWP (24), warga Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, berangkat memancing di Kretek Senggol Srigading," katanya kepada awak media.
Kemudian, korban dan rekannya sampai di tempat kejadian perkaea pada pukul 19.00 WIB. Lalu, rekan korban memancing di atas jembatan sisi selatan, sedangkan korban memancing di jembatan sisi utara.
"Saat itu korban menggunakan joran jenis tegel sepanjang 360 sentimeter. Pada pukul 21.00 WIB, saat memancing tiba-tiba listrik padam dan rekan korban mendengar suara seperti konsleting listrik," urainya.
Sontak, rekan korban melihat ke arah utara dan memanggil korban. Saat itu, rekan koban hanya melihat joran pancing korban yang menempel di kabel listrik dan berada diatas jembatan sisi utara.
Lalu, rekan korban berlari menuju ke utara dan dengan menghidupkan senter milik pemancing yang berada di lokasi. Akan tetapi, korban terlihat sudah berada di sungai dengan posisi tertelungkup diair.
DPRD Bantul Tergetkan Perubahan Perda Tentang LP2B Rampung pada Triwulan III 2025 |
![]() |
---|
Pria Asal Sukoharjo Nekat Masuk Rumah dan Curi Ponsel di Sewon Bantul |
![]() |
---|
Pria di Bantul Curi Sepeda Motor Milik Tetangga, Awalnya Ngaku Kepepet Ternyata Karena Sakit Hati |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca DI Yogyakarta Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Satpol PP Bantul Tertibkan 28 Spanduk dan 15 Rontek Langgar Aturan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.