Bundaran Plajan di JJLS Gunungkidul Penuh Sampah Berserakan, Ada Juga Botol Miras

Dengan adanya kejadian ini, Lurah Plajan pun berencana akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk kepolisian.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
kolase Tribun Jogja / Istimewa
Penampakan dari atas desain Bundaran Plajan JJLS Gunungkidul yang sudah rampung dikerjakan (kiri/Tangkapan layar/akun Jogja info) dan Penampakan sampah botol minuman keras di pinggir jalan Bundaran Plajan (tengah/akun titik Kautsar D. Abadi), pada Senin (27/1/2025) 

Menurutnya, pembangunan bundaran ini  prinsipnya untuk mewujudkan pembangunan JJLS.

"Maka, dengan kondisi itu dibuatlah  simpang sebidang berupa bundaran yang cukup besar, sehingga lalu lintas di persimpangan yang akan memanfaatkan JJLS bisa terurai, terutama  pengguna lalu lintas yang akan menuju ke Wonosari maupun ke pantai sebab lebih cepat, karena tidak lagi ada lampu traffic light," ucapnya.

Dia menyebutkan total panjang jalan yang dibangun mencapai 2,8 kilometer. Selama pembagunan diakuinya Riska ada kendala, termasuk penemuan Gua stalagmit dan stalaktit di lahan perbukitan karst yang menjadi lokasi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Gunungkidul.

"Sejauh ini tidak ada kendala. Ya  termasuk penemuan gua kemarin, itu gua tetap kami pertahankan,"ucapnya.

Sementara itu, saat disinggung soal ramainya masyarakat mengunjungi  Bundaran Plajan hingga meninggalkan sampah di lokasi tersebut.

Dirinya pun menegaskan agar masyarakat maupun pihak terkait untuk bisa menjaga keselamatan, kebersihan infrastruktur, dan fungsi jalan.

"Jangan sampai mengganggu pengendara lain, apalagi bahu jalan dijadikan tempat berjualan. Dan, sampah jangan dibuang di sembarang tempat, dan yang perlu diingat ini jalan umum bukan destinasi wisata," katanya.(ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved