Fakta Yogyakarta
Kota Terbuat dari Rindu, Faktanya Yogyakarta Justru Jadi Kota dan Provinsi Kesepian di Indonesia
Akhir-akhir ini, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menjadi sorotan publik. Padahal, kota yang dikenal dengan sebutan Kota Gudeg ini kerap
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
TRIBUNJOGJA.COM - Akhir-akhir ini, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menjadi sorotan publik. Padahal, kota yang dikenal dengan sebutan Kota Gudeg ini kerap digambarkan penuh romantisme.
"Yogyakarta terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan," tulis penyair Joko Pinurbo dalam puisinya yang begitu melekat di hati banyak orang.
Tak berlebihan, sebab setiap sudut Yogyakarta seakan menyimpan kenangan yang membuat siapa pun ingin kembali.
Namun, di balik kehangatan itu, ada fakta yang cukup mengejutkan.
Dilansir Tribunjogja.com dari laman Kompas.com dan Kompas.id, DI Yogyakarta justru tercatat sebagai provinsi paling rentan kesepian di Indonesia, kok bisa? Mari kita simak.
Data Survei: 66 Persen Warga Yogyakarta Mengaku Sepi
Jajak pendapat Litbang Kompas yang digelar 16–19 Juni 2025 terhadap 512 responden menunjukkan, 66,07 persen warga DIY merasa kesepian setidaknya sekali dalam sepekan.
Bahkan, Kota Yogyakarta mencatat skor tertinggi dalam indeks kota rentan kesepian, yakni 74,9 poin.
Kondisi ini membuat Yogyakarta berada di atas provinsi lain seperti Kalimantan Tengah (44,06 persen), Kalimantan Barat (36,15 persen), dan Lampung (33,54 persen).
Mengapa Yogyakarta Rentan Kesepian?
Dari data laporan Kompas, tingginya skor kesepian di Yogyakarta berkaitan erat dengan faktor demografi. Proporsi warga yang hidup sendiri atau one-person household (OPH) di DIY mencapai 16,13 persen, tertinggi dibanding provinsi lainnya.
Selain itu, faktor lain seperti jumlah penduduk lansia, status pernikahan, hingga tingginya rumah tangga perkawinan jarak jauh ikut memperkuat kerentanan terhadap isolasi sosial.
WHO sendiri mencatat, variabel seperti tinggal sendiri, tidak menikah, dan relasi sosial yang renggang memang menjadi faktor utama pendorong kesepian.
Hasil survei juga mengungkap, 31 persen responden menyebut kesibukan sebagai pemicu utama kesepian.
Faktor lain adalah terlalu sering bermedia sosial hingga jarang berinteraksi langsung (19,3 persen), serta kehilangan orang terdekat akibat kematian, pindah tempat, atau putus hubungan (17,3 persen).
Fakta Yogyakarta
kesepian
Hidup Kesepian
warga yogyakarta kesepian
daerah rentan kesepian
Tribunjogja.com
Yogyakarta
DI Yogyakarta
Meaningful
| 3 Rekor Dunia Guinness World yang Tercatat di Yogyakarta, Terbaru Tahun 2012 |
|
|---|
| Daerah Istimewa Yogyakarta Ranking 1 Angka Harapan Hidup Tertinggi di Indonesia |
|
|---|
| Meski UMR Rendah DIY Bukan Termiskin, Tapi Angka Kemiskinan Jogja Masih Bikin Geleng Kepala |
|
|---|
| DIY Ranking 1 Provinsi Paling Gemar Membaca se-Indonesia, Gunungkidul Ranking 1 se-DIY |
|
|---|
| Mengapa Kunjungan Wisman ke Jogja Turun di Semester I 2025? Ini Jawabannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tugu-Golong-Gilig-atau-Tugu-Jogja-atau-Tugu-Pal-Putih.jpg)