Berita Kriminal
Dua Kepala Dukuh di Bantul Dipecat Usai Terbukti Nekat Curi Gamelan
Dua Kepala Dukuh di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul nekat mencuri gamelan yang disimpan di Gedung Serbaguna Kalurahan
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dua kepala dukuh di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, nekat mencuri gamelan yang disimpan di Gedung Serbaguna Kalurahan Seloharjo.
Sekretaris Pemerintah Kalurahan Seloharjo, Aris Yulianto, menjelaskan kasus itu baru terungkap usai adanya laporan gamelan milik pemerintah setempat hilang saat disimpan di gudang tersebut sekitar akhir bulan Oktober 2025.
"Dari laporan itu, Pak Lurah kemudian mengumpulkan seluruh perangkat kalurahan dan para dukuh se-Kalurahan Seloharjo," katanya, Senin (5/1/2026).
Namun, kala itu tidak ada seorangpun yang mengaku mencuri gamelan milik kalurahan setempat. Di lain sisi, kondisi kalurahan selalu dijaga oleh para dukuh dengan mekanisme piket bergiliran.
Pihak Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Seloharjo pun tak tinggal diam.
Pemkal setempat langsung membuka rekaman kamera pengawas atau CCTV, sehingga terungkap kejadian itu.
"Akhirnya terungkap kronologi pencurian dan orang diduga melakukan pencurian gamelan itu. Pencurian gamelan itu terjadi sebanyak tiga kali yakni tanggal 18, 22 dan 28 bulan Oktober 2025," bebernya.
Adapun ciri-ciri bentuk tubuh dan lain sebagainya dari pelaku pencurian itu tak lain Kepala Dukuh berinisial S.
Kepala Dukuh itupun akhirnya dimintai klarifikasi oleh pihak pemerintah setempat.
Lurah Seloharjo, Mahardi Badrun, berujar, setelah dimintai klarifikasi, yang bersangkutan mengakui melakukan tindak pencurian tersebut.
"Tapi, selang beberapa waktu Dukuh Kalinampu (inisial Y) juga mengaku ikut mencuri gamelan," ungkap Badrun.
Adapun gamelan yang dicuri berupa tiga unit gong, tiga unit kenong, dan satu unit saron dengan total nilai sekitar Rp70-an juta.
Baca juga: BPBD Bantul Bongkar Bak Reservoir di Piyungan Karena Dinilai Membahayakan
Gamelan yang dicuri dua dukuh itu sama-sama sempat dijual ke pedagang di Kapanewon Sewon.
"Ya, akhirnya gamelan yang dicuri dari kalurahan seluruhnya dikembalikan lagi," tuturnya.
Terkait motif aksi pencurian, Badrun mengaku tidak mengetahuinya.
| Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Gladiatoran Geng Pelajar di Yogyakarta |
|
|---|
| Kasus Perkelahian 'Gladiator' Pelajar di Jogja, Satu Orang Ditetapkan Tersangka |
|
|---|
| Kasus Viral Ngopo di Umbulharjo: Perdamaian Tak Hentikan Proses Hukum |
|
|---|
| Kasus Penganiayaan di Umbulharjo Jogja, Tersangka yang Tendang dan Ludahi Korban Diperiksa Penyidik |
|
|---|
| Satu Terduga Pelaku Dugaan Penganiayaan yang Viral di Umbulharjo Yogyakarta Diringkus Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mimpi-bertemu-pencuri-perlu-diwaspadai-sebab-anda-mungkin-akan-putus-dari-pasangan.jpg)