Program Makan Bergizi Gratis di Bantul Belum Dimulai Besok Senin, Ini Penjelasan Pemkab

Sampai saat ini Pemkab Bantul masih menunggu petunjuk teknis penyelenggaraan program makan siang bergizi dan gratis.

Tayang:
Tribunjogja.com/Neti Rukmana
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Bantul, Hermawan Setiaji. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menyebut belum ada arahan dari pemerintah pusat untuk melaksanakan program makan bergizi gratis pada Senin (6/1/2025). 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bantul, Hermawan Setiaji, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis penyelenggaraan program makan siang bergizi dan gratis.

"Sampai saat ini, kami masih menunggu petunjuk teknis penyelenggaraan operasionalnya itu seperti apa. Jadi di Bantul, besok belum mulai melaksanakan program itu (makan siang bergizi dan gratis)," ucapnya saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Minggu (5/1/2025).

Ditambahkan, sejauh ini baru ada pelaksanaan uji coba program makan siang bergizi gratis yang dilakukan selama tiga bulan, yakni Oktober-Desember 2024, lalu.

Di mana, program itu dilaksanakan di sejumlah sekolah terpilih di Kabupaten Bantul melalui CSR PT Sarihusada dengan katering dari UMY Boga.

"Jadi pada tahun 2025 ini, kami masih menunggu arahan dari pusat. Termasuk nanti yang masak (menyediakan makanan dan minuman) siapa dan lain sebagainya, kami kan juga belum tahu, " jelasnya.

Walau saat ini banyak beredar kabar di media bahwa program itu akan melibatkan peran BUMDes dan sebagainya, namun Hermawan menyampaikan sampai saat ini masih belum ada arahan yang pasti.

"Termasuk dengan penyedia katering atau pelaku usaha makanan lainnya, sampai saat ini kami belum dapat arahan petunjuk teknisnya," papar dia.

Baca juga: Dampak Hujan Deras di Wilayah Bantul, Satu Unit Rumah Tertimpa Bangket Tebing Ambrol

Di sisi lain, Hermawan belum bisa memastikan kapan program tersebut akan digelar di Bumi Projotamansari.

Namun, pihaknya sudah melakukan persiapan yang matang untuk membantu melancarkan program unggulan Presiden Prabowo tersebut.

Ia turut berujar, Pemkab Bantul telah mengumpulkan data terkait kebutuhan jumlah anak sekolah yang berada di bawah naungannya, sejak beberapa waktu lalu.

"Dan kami sudah menyiapkan anggaran dari dana belanja tak terduga tahub 2025 yang dipersiapkan untuk program makan siang bergizi gratis senilai Rp31 sekian miliar," tutur dia.

Anggaran itu disebut-sebut siap dicairkan apabila dibutuhkan dalam program makan siang begizi dan gratis pada tahun 2025 ini.

Lain halnya, untuk anggaran dari pemerintah pusat.

"Untuk anggaran dari pusat, sampai saat ini kami belum tahu," beber Hermawan. 

Senada, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kebupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, menyampaikan, bahwa sampai saat ini belum ada perintah dari pusat untuk melaksanakan program makan siang bergizi gratis.

"Tidak ada (agenda makan siang bergizi dan gratis, besok ini). Kami belum ada perintah," tuturnya.

Dikutip dari Kompas.com, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, mengumumkan, bahwa pemerintah akan melaksanakan program makan bergizi gratis mulai 6 Januari 2025. 

Pengumuman itu disampaikan usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat (3/1/2025). (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved