Oknum Tak Bertanggung Jawab Buang Limbah Organ Dalam Hewan di JJLS Bantul
Oknum tidak bertanggung jawab membuat limbah bagian organ dalam hewan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Oknum tidak bertanggung jawab membuat limbah bagian organ dalam hewan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Ceceran organ dalam hewan tersebut diketahui setelah ada warganet yang mengunggahnya di media sosial.
Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati, mengaku baru mengetahui hal itu usai mendapatkan pertanyaan dari wartawan.
Ia pun tidak bisa memastikan siapa yang membuang bagian dalam organ hewan ke JJLS Kabupaten Bantul tersebut.
"Kita enggak tahu itu yang membuang siapa. Karena tidak semua tempat di sana ada CCTV," katanya kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).
Ia pun menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi, kejadian itu baru pertama kali terjadi. Selama ini, masyarakat dinilai tertib mengolah organ dalam hewan apalagi selepas momen Iduladha.
Selain itu, pihaknya telah rutin melakukan pembinaan kepada warga dalam mengolah sampah.
"Tapi, ini mungkin posisi yang dibuang organ bagian dalam hewan tidak termonitor oleh Jaga Warga," ucap Fenty.
Baca juga: Dosen Tamu yang Terlibat Kekerasan Seksual di UPN "Veteran" Yogyakarta Sudah Dinonaktifkan
Sebagai penanganan lebih lanjut, ia telah mengarahkan petugas untuk segera membersihkan area pembuangan organ dalam hewan kurban tersebut demi menjaga kenyamanan bersama.
"Seperti kejadian pembuangan sampah di Ring Road Selatan yang membuat pengendara mengalami kecelakaan lalu lintas, area itu kemudian sudah kami bersihkan agar tidak terjadi kejadian serupa," terangnya.
Di sisi lain, kata Fenty, usai momen Lebaran Iduladha 2026, tidak ditemukan buangan limbah atau organ hewan kurban di tempat-tempat pembuangan sampah.
"Memang petugas kami kemarin libur karena waktu Iduladha, petugas otomatis libur. Jadi setelah libur, petugas langsung membersihkan sampah dan memungut sampah kembali sesuai prosedur," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, menyebut telah mengimbau kepada masyarakat untuk membuang bagian yang tidak bisa dikonsumsi dengan cara ditimbun tanah.
"Sebagai tempat limbah pemotongan hewan kurban, takmir masjid maupun shohibul kurban Idul Adha 2026 diimbau agar membuat juglangan dan menutup juglangan jika limbah pemotongan hewan kurban selesai dilakukan," ujarnya. (nei)
| Kabar Terbaru Proyek Pengadaan Tanah JJLS di Karangwuni Kulon Progo |
|
|---|
| Warga Karangwuni Kulon Progo Lega Proyek JJLS Berlanjut, Menanti Buah Perjuangan Bertahun-tahun |
|
|---|
| Proyek JJLS di Kulon Progo Dipastikan Berlanjut, Proses Pengadaan Tanah Dimulai 2026 Ini |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Dibeli dari Peternak Bantul Bakal Disembelih di Dua Lokasi Ini |
|
|---|
| Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih Nasional, Bantul Kejar Target Operasional Agustus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Fenty-Yusdayati-1692025.jpg)