Terima Kunjungan AFKUBI, Bupati Sleman Tegaskan Komitmen Toleransi 

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama melalui pendekatan budaya di Sleman

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/dok. Istimewa
KUNJUNGAN - Bupati Sleman, Harda Kiswaya, saat menerima kunjungan dari Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia (AFKUBI) di Ruang Rapat Sembada Setda Sleman, Sabtu (30/5/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menerima kunjungan silaturahmi Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia (AFKUBI) di Ruang Rapat Sembada Setda Sleman, Sabtu (30/5/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama melalui pendekatan budaya yang inklusif di Bumi Sembada.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menerima langsung rombongan yang dipimpin Ketua AFKUBI, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet.

Hadir dalam rombongan tersebut sekitar 40 orang yang terdiri dari para Ida Pedanda (rohaniawan Hindu) serta tokoh Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam kesempatan itu, AFKUBI menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sleman atas dukungan terhadap pembangunan Candi Candra Geni Sri Sedana di Padukuhan Kemiri, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai toleransi dan keberagaman.

Baca juga: Sumber Teror Api di Rumah Warga Seyegan Sleman, Metana dari Bekas Rawa

Ia memandang pembangunan candi tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol nyata kerukunan lintas iman berbasis kebudayaan.

"Saya mendukung pembangunan candi ini sebagai simbol kerukunan serta memperkuat identitas Sleman yang toleran, inklusif dan menghargai perbedaan. Pemkab Sleman akan memastikan seluruh prosesnya berjalan baik tanpa ada persepsi negatif di masyarakat," ujar Harda.

Simbol Kerukunan

Sementara itu, Ketua AFKUBI, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, berharap kehadiran candi di kawasan lereng Gunung Merapi ini menjadi simbol kerukunan umat beragama.

Serta mampu mengintegrasikan aspek spiritualitas, budaya, dan ekonomi lokal sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan. 

"Kami mengapresiasi dan berterimakasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Semoga (pembangunan Candi Candra Geni Sri Sedana di Pakem) dapat menjadi simbol kerukunan umat beragama dan toleransi di Kabupaten Sleman,” kata Ida.(*) 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved