Misteri Teror Api di Rumah Warga Seyegan Sleman Akhirnya Terjawab
Misteri rumah di Seyegan Sleman yang terbakar sekitar 55 kali dalam sepekan ini, akhirnya terpecahkan
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Misteri rumah di Sleman yang terbakar sekitar 55 kali dalam sepekan akhirnya terpecahkan. Rumah tersebut pertama kali mengalami peristiwa kebakaran pada Sabtu (23/5) lalu.
- Kebakaran diduga karena kebocoran gas metana dari septic tank. Namun setelah pengurasan dan perbaikan saluran septic tank, rumah tersebut kembali mengalami kebakaran.
- Tim dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta serta Universitas Gadjah Mada (UGM) terjun ke lokasi untuk melakukan investigasi dan observasi.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Misteri rumah di Sleman yang terbakar sekitar 55 kali dalam sepekan akhirnya terpecahkan. Rumah tersebut pertama kali mengalami peristiwa kebakaran pada Sabtu (23/5) lalu.
Awalnya kebakaran diduga karena kebocoran gas metana dari septic tank. Namun setelah dilakukan pengurasan dan perbaikan saluran septic tank, rumah tersebut kembali mengalami kebakaran.
Untuk memecahkan masalah tersebut, tim dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta serta Universitas Gadjah Mada (UGM) terjun ke lokasi untuk melakukan investigasi dan observasi.
Penghuni rumah, Mutfiana mengaku tenang setelah kedatangan tim peneliti dari UPN "Veteran" Yogyakarta dan UGM. Pasalnya, ia mendapatkan penjelasan logis dan ilmiah penyebab kebakaran berkali-kali di rumah yang ia tempati.
"Lega, sudah ada jawaban. Pada intinya ini ada gas metana, bukan hal lain. Tadi sempet penjelasan dari UPN, UGM, dan instansi terkait, lebih tenang. Kalau waswas pastinya, tapi sudah lebih jelas," katanya, Sabtu (30/5/2026).
Ia menerangkan pada awal terjadinya kebakaran memang tidak tercium bau apa-apa. Namun setelah tim Gegana melakukan pengecekan, dan pihaknya melakukan penyedotan septic tank, ia mencium bau gas meski samar.
"Awalnya nggak tercium apa-apa, tetapi setelah tim Gegana ngecek dan kita melakukan sedot septic tank itu tercium bau gas, tapi samar. Terus di lokasi tersebut sudah pusing, mual, sama mata pedih," sambungnya.
Terkait dengan rekomendasi untuk mengosongkan lantai satu rumah, Fia menyebut akan mengusakan. Toh saat ini keluarganya sudah mengungsi di samping rumahnya.
"Akan kami upayakan, dan kami sudah mengungsi di rumah samping untuk pindah dari munculnya gas," imbuhnya.
Tim UGM observasi
Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan observasi di rumah Agus Yani di Seyegan, Sleman.
Rumah tersebut yang mengalami peristiwa janggal lantaran muncul titik api misterius yang menyebabkan lebih dari 54 kebakaran selama hampir sepekan.
Dosen Departemen Teknik Geologi UGM, Sarju Winardi mengatakan dugaan yang paling kuat penyebab kebakaran di rumah Agus Yani adalah gas metana.
Pihaknya juga mengukur suhu di rumah tersebut dengan kamera thermal. Hasilnya suhu tempat yang terbakar memiliki suhu relatif tinggi.
“Ya itu wajar karena ketika dia terbakar suhunya naik. Ke depan kami rencananya akan membawa alat untuk mengukur kandungan gas metana yang ada di tempat ini,” katanya usai observasi, Sabtu (30/5/2026).
“Dan juga sampel air, karena beberapa waktu yang lalu, keluarnya gas itu juga bersamaan dengan jalur-jalur pipa air, ada sumur keluar api. Maka kami juga mengukur sampel air, apakah terkontaminasi metana atau tidak,” sambungnya.
| Soal Teror Api Misteris di Rumah Agus Seyegan, Dosen UGM Ungkap Pemicunya |
|
|---|
| JOGJA HARI INI : Pecahkan Misteri Teror Api |
|
|---|
| Misteri Rumah Api Seyegan Sleman, PLN Pastikan Instalasi Listrik Aman dari Konsleting |
|
|---|
| Misteri Api Tak Kunjung Padam: Lewat Tengah Malam Titik Api Membakar Lagi |
|
|---|
| Tidak Ada Kebocoran Instalasi, Tanpa Pemicu Panas, Kemunculan Api di Rumah Seyegan Masih Misteri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tim-PKPE-UGM-melakukan-observasi-di-rumah-Agus-Yani-di-Seyegan-Sleman-Sabtu-3052026.jpg)