Misteri Teror Api di Rumah Warga Seyegan Sleman Akhirnya Terjawab

Misteri rumah di Seyegan Sleman yang terbakar sekitar 55 kali dalam sepekan ini, akhirnya terpecahkan

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
TERJAWAB - Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan observasi di rumah Agus Yani di Seyegan, Sleman, Sabtu (30/5/2026). Misteri rumah di Sleman yang terbakar sekitar 55 kali dalam sepekan akhirnya terpecahkan. Rumah tersebut pertama kali mengalami peristiwa kebakaran pada Sabtu (23/5) lalu. 

Sarju menerangkan benda-benda terbakar di dalam rumah karena akumulasi gas. Benda yang berpori seperti pakaian, sofa, akan menyimpan gas. Ketika kadarnya mencukupi dan terkena oksigen, maka benda tersebut akan terbakar dengan sendirinya. 

“Sifat gas itu kalau jumlahnya tertentu, dia kena oksigen, O2, CH 4, itu dia akan nyala. Mungkin perantaranya air, atau dia keluar lewat lantai yang bocor. Semua yang berpori, tanah kan juga berpori, itu juga bisa bisa (meresap). Seperti air itu kan waktu di bawah tidak terbakar, tetapi ketika sudah keluar (kran) terbakar, karena kena oksigen,” terangnya.

Guna mencegah kebakaran berulang, pihaknya menyarankan penghuni rumah untuk memperbaiki sirkulasi udara. Selain itu, penghuni rumah juga bisa memasang kipas angin atau blower udara bisa keluar dan menurunkan kadar gas metana di dalam rumah.

Ia menambahkan secara prinsip gas metana bersifat mengambang, naik ke udara. Jika terbawa angin, kadarnya biasanya sangat menurun, sehingga relatif aman.

“Makanya begitu sirkulasi dibuka, kemudian ada kipas angin, keluar (udara), bercampur dengan udara (luar), kadarnya sudah sangat berkurang. Sehingga mengurangi potensi terbakar,” imbuhnya. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved