Berita Kriminal

Pengakuan Tukang Pijat Keliling Cabul di Sleman Setelah Ditangkap Polisi Ngaku Ada Bisikan 

 AAS ditangkap polisi karena berbuat cabul terhadap anak di bawah umur di Kalasan, Kabupaten Sleman.  endapat bisikan supaya tubuhnya awet muda. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian menunjukkan pelaku berikut barang bukti kejahatan di Mapolresta Sleman 

Korban lalu browsing dan main game di masjid tersebut hingga larut malam. 

Korban lalu didatangi pelaku dengan modus menawarkan pijat. 

"Jadi kepada anak tersebut dibilang, 'nak capek ya' lalu dipijat. 

Habis dilakukan pemijatan, baru tersangka melakukan perbuatan cabul dengan cara memasukkan alat kelamin si anak ke dalam mulutnya sehingga sampai si anak ereksi di dalam mulut di pelaku," terang Riski. 

Malam itu, korban anak merasa ketakutan. 

Ia lalu mengirim pesan kepada ibunya untuk datang ke masjid. 

Sang ibu, yang mendapatkan pesan dari si anak, bergegas datang ke Masjid bersama petugas jaga keamanan lingkungan. 

Mereka mendapati pelaku bersama korban berada di tempat yang kondisinya gelap dan hasil interogasi mengakui jika telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban. 

Perbuatan pelaku lalu dilaporkan kepada pihak berwajib. 

8 Korban 

Menurut Adrian, aktifitas sehari-hari pelaku adalah tukang pijat keliling. 

Pelaku biasa menerima panggilan dari orang-orang untuk memijat. 

Namun, kegiatan pemijatan tersebut sering disalahgunakan pelaku dengan memijat di bagian sensitif terhadap penyewa jasanya. 

Jika calon korban tidak keberatan, maka diteruskan hingga oral seks. 

Namun jika pemijatan dibagian sensitif tidak nyaman, maka pelaku hanya memijat saja. 

Perbuatan seks menyimpang tersebut dilakukan pelaku sejak tahun 2005, tepatnya ketika sang istri meninggal dunia. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved