Tujuh Formasi CPNS 2024 di Pemkab Bantul Masih Nihil Pelamar

Belum dieketahui secara pasti alasan apa yang membuat tujuh formasi tersebut masih minim dilirik oleh pelamar CPNS 2024.

Dok. Istimewa
Ilustrasi : CPNS 2024 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tujuh formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bantul pada saat ini tercatat nihil pelamar.

Padahal hingga Jumat (30/8/2024) pukul 08.00 WIB, sudah ada 1.648 orang pendaftar dan 222 orang pendaftar yang melakukan submit CPNS di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Bantul, Isa Budi Hartomo, mengatakan tujuh formasi itu berada di bagian Sekretariat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman dan RSUD Saras Adyatma Dinas Kesehatan.

"Lalu, di Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati, Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, serta UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana," ucapnya, saat dikonfirmasi, Jumat (30/8/2024).

Pihaknya belum mengetahui alasan apa yang membuat tujuh formasi tersebut masih minim dilirik oleh pelamar CPNS 2024.

Meski demikian, pihaknya optimis bahwa pelamar CPNS untuk lingkup Pemkab Bantul akan terpenuhi dalam waktu dekat ini.

Baca juga: ASN Pemkab Bantul Berkomitmen Jaga Netralitas di Pilkada 2024

Apalagi, lanjut dia, pendaftaran lowongan CPNS 2024 baru ditutup dalam sepekan ke depan, atau tepatnya pada 6 September 2024.

"Ya ini kan pendaftaran masih berlangsung. Kita tunggu nanti pada detik-detik terakhir, mudah-mudahan ada yang malamar di tujuh formasi itu. Jadi, kuota formasi yang kami butuhkan dan diberikan oleh Menteri PANRB itu bisa terpenuhi," tutur Isa.

Selain itu, Isa mengatakan, pada pembukaan lowongan CPNS 2024 ini ada lima formasi yang paling banyak diminati oleh pendaftar CPNS 2024.

Lima formasi itu adalah di Dinas Penanaman Modal dan Pelauanan Terpadu Satu Pintu, Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.

"Lalu, dua lagi ada di Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Inspektur Pembantu Bidang Kesejahteraan Sosial dan Budaya Inspektorat Daerah," kata Isa.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved