Pilkada Sleman 2024
Tantangan Berat Pengawas, Wujudkan Pilkada 2024 di Sleman Berkualitas
Bawaslu menghadapi tantangan tidak mudah dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Sleman .
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tiga, dengan pengawasan diharapkan memberikan keadilan kepada seluruh pihak yang berperan, atau peserta pemilihan.
"Tidak ada yang namanya keberpihakan. Jadi hukum pemilu itu harus adil bagi siapapun pesertanya. Karena itu semuanya butuh pengawasan sehingga hal itu bisa diwujudkan," kata dia.
Sosialisasi tersebut, turut menghadirkan narasumber dari Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib.
Menurut dia, tugas pengawasan pemilu tidak hanya dimonopoli oleh Bawaslu, melainkan disengkuyung bersama semua masyarakat agar pemilu berjalan penuh integritas.
Nah, pengawasan sendiri bisa berjalan jika setidaknya menemukan potensi pelanggaran kemudian bisa dicegah.
"Jika masyarakat tidak mengawasi maka realitas dilapangan tidak diketahui. Kami memang mengawasi tapi kewenangan dan jumlah kami terbatas. Untuk mengefektifkan pengawasan maka regulasi mendorong kami melibatkan masyarakat untuk pengawasan partisipatif. Karena Pemilu dan Pilkada ini milik kita semua. Kalau merasa memiliki maka kita punya tanggungjawab untuk ikut mengawasi," kata dia.( Tribunjogja.com )
| INI Harta Kekayaan Harda Kiswaya Bupati Terpilih di Pilkada Sleman 2024, Harta Rp 6,1 M Tanpa Hutang |
|
|---|
| Polisi Tetapkan 6 Orang Jadi Tersangka Kasus Money Politic di Pilkada Sleman 2024 |
|
|---|
| Harda-Danang Unggul atas Kustini-Sukamto, Perolehan Suara Terpaut 149.115 Suara |
|
|---|
| Besok, KPU Sleman Mulai Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 |
|
|---|
| Bukan Hanya di Minggir, Bawaslu Sleman Juga Tangani Dugaan Politik Uang di Seyegan dan Depok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tantangan-Berat-PengawasWujudkan-Pilkada-2024-di-Sleman-Berkualitas.jpg)