Panen Padi Perdana di Gunungkidul, 1 Hektare Hasilkan 6,8 Ton Gabah Kering
Kelompok Tani Rukun Dusun Seladi, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul melaksanakan panen padi perdana di tahun 2024
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kelompok Tani Rukun Dusun Seladi, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul melaksanakan panen padi perdana di tahun 2024, Rabu (21/2/2024).
Adapun, hasil panen padi dalam satuan ubinan mencapai 5,275 kg per ubin, dan jika dikonversikan mencapai 6,8 ton gabah kering giling (GKG) per hektar dengan varitas padi Ciherang .
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Rismiyadi mengatakan, panen padi kali ini mengawali musim panen perdana tahun 2024.
"Panen padi di Kabupaten Gunungkidul telah dimulai dengan hasil yang cukup bagus di tengah musim yang kurang bersahabat atau tidak menentu. Kami sangat mengapresiasi jerih payah para petani yang terus bersemangat menanam padi,"tuturnya,Rabu (21/2/2024).
Ia menambahkan, total lahan yang ditanam padi di Gunungkidul pada musim tanam pertama 2024, baik sawah maupun lahan kering mencapai 47.509 hektare.
Baca juga: Panen Padi di Sleman Mundur Tiga Bulan, Harga Beras Meroket
Dengan rincian tanam, pada November 2023 seluas 9.412 hektare. Dan, seluas 11.566 hektare pada Desember 2023. Kemudian, padi bantuan pemerintah mencapai 2.000 hektar yang ditanam pada Januari 2024. Sisanya swadaya dengan luas mencapai 8.470 hektare yang ditanam pada Februari 2024.
"Dengan jumlah ini, optimis ketersedian padi masih mencukupi atau dalam kondisi aman," paparnya.
Sementara itu Koordinator PPL Kapanewon Rongkop, Suswaningsih menambahkan, tanaman padi lahan khususnya pada lahan kering di Rongkop dalam kondisi baik dan akan panen di pertengahan sampai akhir bulan Maret 2024.
"Produksinya lumayan bagus, semoga selanjutnya dapat terus panen,"urainya. (ndg)
| Sultan Minta Pemkab Gunungkidul Kembangkan Kawasan Utara dan Timur, Jangan Fokus di Pesisir Selatan |
|
|---|
| Pesan Sri Sultan HB X saat Menghadiri Silaturahmi Idulfitri Bersama Masyarakat Gunungkidul |
|
|---|
| Kasus Kematian Akibat Leptospirosis di Gunungkidul Naik 500 Persen di Awal 2026 Ini |
|
|---|
| El Nino Mengancam, Kerentanan Lahan Pertanian di Gunungkidul Jadi Atensi Utama DIY |
|
|---|
| Lima Tambang Ilegal di Gunungkidul Ditutup Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Panen-Padi-Perdana-di-Gunungkidul-1-Hektare-Hasilkan-68-Ton-Gabah-Kering.jpg)