Pemilu 2014
KPU Purworejo Sortir Lipat Surat Suara Pemilu 2024, Dimulai dari DPR RI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo mulai melaksanakan proses pelipatan dan penyortiran surat s
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo mulai melaksanakan proses pelipatan dan penyortiran surat suara untuk Pemilu 2024 mendatang.
Proses sortir lipat (Sorlip) itu dilaksanakan di Gudang Penyimpanan Logistik KPU Kabupaten Purworejo di Jalan Letjen S. Parman, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Sekretaris KPU Kabupaten Purworejo, Sri Rahayu, mengungkapkan estimasi proses sorlip surat suara di Kabupaten Purworejo dilaksanakan selama 10 hari, mulai Rabu (3/1/2024) dan ditargetkan selesai Jumat (12/1/2024). Estimasi tersebut berlaku untuk sorlip seluruh jenis surat suara Pemilu 2024.
"Saat ini di hari pertama proses sorlip baru dilakukan untuk surat suara DPR RI. Kemarin pada 28 Desember 2023, kami sudah menerima tiga jenis surat suara yakni surat suara DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Nanti kalau sorlip surat suara DPR RI selesai maka langsung dilanjut sorlip surat suara DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, dan seterusnya hingga surat suara Presiden serta DPD," ungkap Sri Rahayu kepada Tribunjogja.com, Rabu (3/1/2024).
Sri Rahayu menuturkan, jumlah surat suara DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten yang telah tiba ke gudang logistik KPU Purworejo sebanyak 1.890.111 lembar. Sebab, tiap jenis surat suara berjumlah 630.037 lembar.
Jumlah tersebut telah disesuaikan dengan daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Purworejo ditambah 2 persen (cadangan). Adapun, DPT di Kabupaten Purworejo berjumlah 616.206, sehingga 13.831 lembar surat suara untuk cadangan.
"Jumlah tenaga pelipat surat suara ada 224 orang. Mereka dibagi menjadi 56 tim yang mana setiap tim berisi 4 orang. Setiap tim ditempatkan dalam satu meja untuk melakukan sorlip surat suara. Selain itu juga ada pengawas, yang diasumsikan dua orang pengawas mengawasi sebanyak 7 tim. Jadi ada satu orang pengawas yang mengawasi 3-4 tim," urainya.
Sri Rahayu menjelaskan sebelum memasuki tempat penyortiran surat suara, para tenaga pelipat mendapatkan pengecekan tubuh atau body checking dari petugas pengamanan.
Bagi tenaga lipat laki-laki akan dicek oleh polisi laki-laki dan untuk tenaga lipat perempuan dicek oleh polisi wanita (Polwan).
Kemudian, perwakilan tim penyortir (salah satu dari 4 orang) datang ke gudang logistik untuk mengambil surat suara yang akan disorlip.
Masing-masing tim akan mengambil satu kardus (kotak) yang berisi 500 lembar surat suara.
Lalu petugas gudang akan memberi nomer pada kotak berisi surat suara yang diambil perwakilan tim penyortir.
Setelah itu, kotak dibawa ke meja tim dan dibuka untuk dilakukan sorlip terhadap surat suaranya.
"Saat proses itu surat suara benar-benar harus disortir tidak hanya dilipat. Surat suara harus dibuka untuk diketahui mana surat suara yang baik, dan mana yang cacat, atau rusak. Surat suara yang baik dan rusak itu harus dipisahkan. Untuk surat suara yang baik dilipat dan ditumpuk sebanyak 10 lembar lalu diikat menjadi satu (ikat dua karet melintang)," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sortir-surat-Suara-Purworejo-Pilres-2024.jpg)