Berita Kriminal
Update Terbaru Kasus Kepsek Tampar Belasan Siswi di Gresik, Pelaku Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
Dalam proses pemeriksaan saksi, pihak kepolisian yang awalnya hanya menangani laporan soal penamparan siswi menemukan fakta dugaan pelecehan seksual.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Ketua Yayasan Nurul Islam, Ali Muchsin, menyesalkan perbuatan yang dilakukan AN kepada para siswi.
Kini pihak yayasan telah menunjuk pelaksana tugas sementara untuk mengisi posisi Kepala Sekolah.
"Dengan kejadian tersebut kami dari yayasan langsung mengambil tindakan cepat. Pertama, kami langsung memberhentikan kepala sekolah dan menunjuk Plt baru, dari Waka dan seorang perempuan," ungkapnya, Kamis (5/1/2023).
Pihak yayasan juga mencoba mendatangkan psikolog untuk siswi yang mengalami kekerasan.
Proses trauma healing diperlukan agar para siswi tidak terganggu dalam proses belajar mengajar.
Menurut Ali Muchsin, pencopotan AN dari jabatan Kepala Sekolah dilakukan untuk menghilangkan trauma para korban.
"Kalau beliaunya (AN) masih di sini nanti tidak bisa trauma healing, sebab anak-anak masih bertemu," terangnya.
Para korban saat ini duduk di kelas IX dan sebentar lagi akan menjalani ujian.
"Mereka rata-rata kelas IX, saya khawatir psikis mereka terganggu, sehingga pembelajaran dan kelulusan juga terganggu," jelasnya, dikutip dari Kompas.com. (*)
Mesin ATM di Wates Kulon Progo Nyaris Dibobol Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan |
![]() |
---|
Gelapkan Empat Sepeda Motor Rental, Pria di Jogja Kini Mendekam di Penjara |
![]() |
---|
Kasus Pelaku Judol Keruk Uang Bandar di Yogyakarta Berlanjut ke Perburuan Aliong |
![]() |
---|
Status Mahasiswa Magister UGM Kampus Jakarta Jadi Aktor Intelektual Pembunuhan Kacab Bank |
![]() |
---|
Seorang Karyawan Toko Oleh-oleh di Jogja Gelapkan Uang Hasil Penjualan untuk Main Judi Slot |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.