Berita Kriminal

Mesin ATM di Wates Kulon Progo Nyaris Dibobol Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Kasihumas Polres Kulon yang, Iptu Sarjoko menyampaikan dugaan upaya pembobolan terjadi Kamis (28/08/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Humas Polres Kulon Progo
BOBOL ATM - Kondisi gerai ATM di Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kulon Progo, yang dipasangi garis polisi pada Kamis (28/08/2025). Mesin ATM di dalamnya diduga hendak dibobol oleh orang tak dikenal (OTK). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Gerai mesin ATM (Automatic Teller Machine) yang berada di Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kulon Progo, nyaris jadi sasaran pembobolan. Aksi tersebut untungnya berhasil dicegah.

Kasihumas Polres Kulon yang, Iptu Sarjoko menyampaikan dugaan upaya pembobolan terjadi Kamis (28/08/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Awalnya dari petugas keamanan setempat yang mendapat info dari pihak bank bahwa mesin ATM mereka di sana mengalami masalah," jelasnya pada Jumat (29/08/2025).

Petugas keamanan tersebut bekerja di pabrik rokok, yang mana gerai ATM-nya berada persis di depan pagar pabrik.

Ia pun langsung menuju ATM untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Saat didatangi, ternyata di dalam gerai ada dua orang tak dikenal (OTK) yang sedang menggunakan mesin ATM.

Tak berapa lama, keduanya keluar dari gerai tersebut dan pergi dari situ.

"Petugas lalu masuk ke dalam gerai, dan mendapati ada bekas congkelan di bagian lubang untuk masuk dan keluar kartu ATM," ujar Sarjoko.

Baca juga: Pemotor Tabrak Truk di Wates Kulon Progo, Dua Orang Dilaporkan Terluka

Selain itu, ditemukan pula lembaran plastik mika di lubang tersebut. Kamera internal yang berada di mesin juga ditemukan dalam kondisi sudah rusak.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Wates, yang kemudian menurunkan petugas ke lokasi.

Teknisi dari pihak bank juga ikut datang untuk mengecek dan memperbaiki kerusakan pada mesin ATM.

"Mesinnya sudah diperbaiki dan kini sudah bisa digunakan lagi," kata Sarjoko.

Ia juga mengatakan tidak ada uang yang hilang dari mesin tersebut.

Meski begitu, pihaknya memastikan akan menyelidiki lebih lanjut dugaan upaya pembobolan tersebut.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved