BREAKING NEWS : Remaja 16 Tahun Asal Bekasi Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api 

Seorang remaja yang diketahui berinisial WEP (16), warga Bekasi, ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di Dukuh Janti

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS : Remaja 16 Tahun Asal Bekasi Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api 
Istimewa
Lokasi remaja 16 tahun ditemukan meninggal Dunia setelah tertabrak kereta api di Caturtunggal, Depok, Sleman.

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN -- Seorang remaja yang diketahui berinisial WEP (16), warga Bekasi, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di Dukuh Janti, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Selasa (4/1/2022) siang. 

Kapolsek Depok Barat, Kompol Amin Ruwito mengatakan kejadian nahas tersebut bermula ketika korban berjalan di pinggir rel kereta api di seputar lokasi kejadian.

Saat berjalan itu, dari arah timur melintas kereta api menuju Yogyakarta. Masinis sempat membunyikan klakson agar korban menghindar dari rel kereta. 

"Namun korban yang tidak menyadari kedatangan kereta, tidak langsung minggir. Akhirnya tertabrak," kata dia. 

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kondisi tubuh korban, seusai tertabrak kereta api cukup mengenaskan.

Baca juga: Update Kasus Dugaan Pelecehan Santriwati di Kulon Progo, Delapan Orang Sudah Dimintai Keterangan

Baca juga: Gasak Toko Vapor di Jalan Tamsis, Pemuda Asal Mantrijeron Ini Akhirnya Tak Berkutik Diringkus Polisi

Disinggung apakah korban sengaja bunuh diri, Amin mengaku belum mengetahui secara pasti karena masih dalam penyelidikan.

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sepatu dan handphone.

Menurut dia, berdasarkan kartu identitas yang ditemukan, korban masih berstatus pelajar/ mahasiswa.

Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara. Kejadian tertabrak kereta api bukan kali ini saja terjadi.

Karenanya, Amin mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati.

"Terutama pemukiman yang berada di dekat jalur kereta api. Orang tua supaya lebih ketat mengawasi anak-anaknya sewaktu bermain," imbau dia.  (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved