Breaking News:

Deteksi Dini, Dokter RSA UGM Sebut Perokok Aktif dan Pasif Bisa Kontrol Adanya Kanker Paru-Paru

Kanker menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Salah satu kanker yang kerap menjadi penyebab kematian adalah kanker paru-paru.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
IST
Ilustrasi perokok pasif menderita 

Ia membuatkan skema. Perbandingannya, kalau kanker paru-paru dapat ditemukan dalam kondisi stadium 1, maka tingkat atau peluang kesembuhannya 85%.

Sementara, kalau kanker paru-paru sudah berada di stadium 4, maka tingkat kesembuhannya hanya 15%.

Data peluang kesembuhan tersebut dihitung dr Siswanto berdasarkan survei yang lebih kurang mempunyai skema kalau ada 100 orang yang terkena kanker paru-paru stadium 4 dalam waktu satu tahun, pasien yang berhasil bertahan hidup hanya 15 orang. 

Ia menjelaskan deteksi dini kanker paru-paru adalah menemukan kanker paru sebelum menunjukkan gejala atau keluhan.

Oleh karena itu, perlu kiranya untuk mengenali orang-orang yang mempunyai risiko tinggi terkena kanker paru-paru.

Orang pertama adalah laki-laki perokok yang berusia 40 tahun ke atas.

Kedua adalah orang-orang yang terpapar asap atau polutan industri.

Baca juga: Keutamaan Menghidupkan Majelis Zikir dan Majelis Salawat kepada Nabi Muhammad SAW

Siswanto mengatakan orang-orang yang terkena asap atau polutan tersebut sebaiknya melakukan skrining atau deteksi kanker paru-paru setiap tahunnya.  

“Nah, golongan ibu-ibu juga berisiko tinggi terkena kanker paru-paru lho. Ini perlu diwaspadai,” bebernya lagi.

Ia menjelaskan alasannya ada dua, satu karena ibu-ibu pada umumnya menjadi perokok pasif, kedua karena ibu-ibu rentan terpapar polutan rumah tangga layaknya asap dari pembakaran kayu bakar.  

Serta, golongan yang terakhir adalah orang-orang yang memiliki anggota keluarga dekat menderita penyakit paru-paru. 

“Kalau ada keluarga yang terkena kanker paru-paru, itu risiko ke anak-anaknya juga meningkat”, jelas dr Siswanto. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved