Mencuci Daging Sebelum Dibekukan: Penting atau Berisiko?
Namun, dari sudut pandang keamanan pangan modern, praktik ini justru menimbulkan risiko serius terhadap kesehatan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Mencuci daging mentah, baik itu daging sapi, kambing, maupun ayam sebelum proses pembekuan sering kali menjadi kebiasaan turun-temurun di masyarakat.
Tujuannya beragam, mulai dari membersihkan sisa darah, kotoran, hingga menghilangkan bau.
Namun, dari sudut pandang keamanan pangan modern, praktik ini justru menimbulkan risiko serius terhadap kesehatan.
Jadi, apakah mencuci daging mentah sebelum dibekukan merupakan langkah wajib atau malah membahayakan?
Mitos Kebersihan
Secara ilmiah, tindakan mencuci daging dengan air terutama di bawah air mengalir keran tidak direkomendasikan oleh banyak otoritas keamanan pangan global, termasuk Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).
Alasannya adalah fenomena kontaminasi silang.
1. Penyebaran Bakteri Berbahaya
Daging mentah, khususnya ayam seringkali mengandung bakteri patogen seperti Salmonella dan Campylobacter.
Ketika daging dicuci di bawah keran air, tetesan air yang memercik sering disebut aerosol.
Dapat membawa bakteri ini hingga menyebar ke berbagai permukaan di dapur, seperti permukaan meja dapur, peralatan masak di sekitar, piring dan mangkuk bersih, bahkan ke makanan matang atau bahan makanan lain yang siap dikonsumsi.
Meskipun bakteri ini akan mati saat proses memasak, tetapi jika menyebar dan mengontaminasi permukaan yang tidak dimasak ulang, seperti piring saji atau talenan sayuran dapat berisiko keracunan makanan tetap ada.
2. Air Tidak Membunuh Bakteri
Air dingin atau air keran biasa tidak memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri patogen.
Sebaliknya, air justru membantu bakteri tersebut menyebar lebih luas.
| Dinkes Kulon Progo Catat Sebanyak 261 Jemaah Calon Haji Berisiko, Perlu Pendampingan Penuh |
|
|---|
| MBG Bakal Difokuskan pada Anak Kurang Gizi, Pakar UMY Ungkap Prioritas Sasaran |
|
|---|
| Mahasiswa UGM Kembangkan Stiker Pintar dari Ekstrak Kulit Buah Naga untuk Pantau Kualitas Daging |
|
|---|
| Terima Hibah Rp3,3 Miliar, PMI DIY Perkuat Layanan Medis dengan Alat Canggih dari Luar Negeri |
|
|---|
| Start Small, Build Big: Cara Sederhana Memulai Hidup Sehat Sejak Dini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-daging-merah-dan-daging-putih.jpg)