Mencuci Daging Sebelum Dibekukan: Penting atau Berisiko?
Namun, dari sudut pandang keamanan pangan modern, praktik ini justru menimbulkan risiko serius terhadap kesehatan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Bakteri tersebut baru akan mati sepenuhnya ketika daging dimasak pada suhu internal minimal 70∘C hingga 75∘C, sesuai jenis dagingnya.
Solusi Terbaik
Alih-alih mencucinya, terdapat beberapa langkah yang lebih aman dan efektif dalam menyiapkan daging untuk dibekukan.
1. Pembekuan Tanpa Pencucian
Jika membeli daging dari sumber yang terpercaya misalnya pasar modern atau kemasan pabrik yang sudah melalui proses penyembelihan higienis, daging tersebut sudah dalam kondisi yang cukup bersih.
Jadi langsung saja potong atau bagi daging sesuai porsi yang dibutuhkan untuk sekali masak.
Kemas daging menggunakan plastik vakum, ziplock bag, atau wadah kedap udara sambil memastikan udara dikeluarkan sebanyak mungkin.
Beri label tanggal pembekuan, daging siap dibekukan.
2. Penanganan Cairan Daging (Drippings)
Jika melihat cairan merah pada daging sering disebut 'darah', padahal sebagian besar adalah mioglobin dan air cukup lap perlahan dengan tisu dapur bersih.
Segera buang tisu tersebut dan cuci tangan, agar bakteri tidak menyebar ke benda-benda yang telah dipegang.
3. Higiene Setelah Penanganan
Aturan terpenting dalam keamanan pangan adalah mencuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik sebelum dan sesudah menyentuh daging mentah.
Pastikan juga talenan dan semua permukaan yang bersentuhan dengan daging segera dicuci dan didisinfeksi.
Berdasarkan tinjauan keamanan pangan, mencuci daging mentah sebelum dibekukan adalah tindakan yang berisiko tinggi dan tidak diperlukan.
Fokus utama dalam penanganan daging mentah harus beralih dari mencuci ke pencegahan kontaminasi silang dan memastikan daging dimasak dengan suhu yang tepat.
Dengan menghilangkan kebiasaan mencuci dan menggantinya dengan prosedur higienis yang ketat tidak hanya menjaga kualitas daging, tetapi yang terpenting menjamin keamanan pangan bagi seluruh anggota keluarga. (MG Awega Yunita Sara)
| Dinkes Kulon Progo Catat Sebanyak 261 Jemaah Calon Haji Berisiko, Perlu Pendampingan Penuh |
|
|---|
| MBG Bakal Difokuskan pada Anak Kurang Gizi, Pakar UMY Ungkap Prioritas Sasaran |
|
|---|
| Mahasiswa UGM Kembangkan Stiker Pintar dari Ekstrak Kulit Buah Naga untuk Pantau Kualitas Daging |
|
|---|
| Terima Hibah Rp3,3 Miliar, PMI DIY Perkuat Layanan Medis dengan Alat Canggih dari Luar Negeri |
|
|---|
| Start Small, Build Big: Cara Sederhana Memulai Hidup Sehat Sejak Dini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-daging-merah-dan-daging-putih.jpg)