Terima Hibah Rp3,3 Miliar, PMI DIY Perkuat Layanan Medis dengan Alat Canggih dari Luar Negeri

Bantuan yang diberikan mencakup perangkat pendukung klinis, alat emergensi, hingga peralatan diagnostik dasar untuk menunjang layanan di fasilitas PMI

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Santo Ari
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mendapatkan penjelasan tentang alat medis, selasa (14/4/2026) 

Ringkasan Berita:
  • PMI DIY menerima bantuan peralatan medis tahap dua dan tiga senilai Rp2,7 miliar dari IFRC dengan dukungan Jepang dan Yayasan Asia-Eropa, sehingga total bantuan mencapai Rp3,3 miliar.
  • Penyerahan oleh Wagub DIY ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan logistik kesehatan dan layanan darurat di klinik maupun ambulans dalam menghadapi potensi pandemi masa depan.
  • Bantuan berupa 143 unit alat canggih diharapkan memicu inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Distribusi bantuan peralatan medis kembali memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. '

Palang Merah Indonesia DIY menerima hibah tahap dua dan tiga melalui PMI Pusat dari International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), dengan dukungan Pemerintah Jepang dan Yayasan Asia-Eropa.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Markas PMI DIY, Gamping, Sleman, Selasa (14/4/2026).

Adapun program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif stockpile yang berjalan sejak April 2024.

Fokusnya adalah memperkuat kesiapan logistik kesehatan, terutama dalam menghadapi potensi pandemi dan penyakit infeksius baru.

Bantuan yang diberikan mencakup perangkat pendukung klinis, alat emergensi, hingga peralatan diagnostik dasar untuk menunjang layanan di fasilitas PMI.

Dalam sambutannya, Pyaku Alam X menegaskan pentingnya dukungan tersebut bagi keberlangsungan layanan kesehatan PMI.


“Dukungan ini memiliki arti yang sangat penting bagi keberlangsungan pelayanan di PMI. Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi kedaruratan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Hakim Sulistiyanto Kabulkan Gugatan Praperadilan Sekjen DPR Indra Iskandar, Status Tersangka Gugur

Ia berharap kelengkapan fasilitas ini dapat mendorong pelayanan yang lebih optimal dan menjangkau masyarakat lebih luas.


“Kami juga berharap sinergi dan kerja sama yang sudah terjalin dapat terus berlanjut di masa datang, sehingga upaya kita bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, menyebut bantuan tahap dua dan tiga ini bernilai lebih dari Rp2,7 miliar.

Sebelumnya, tahap pertama yang diserahkan pada November tahun lalu mencapai lebih dari Rp642 juta.

Dengan demikian, total bantuan yang diterima PMI DIY dari tiga tahap ini melampaui Rp3,3 miliar.

“Distribusi peralatan medis ini merupakan bantuan tahap dua dan tiga senilai lebih dari 2,7 milyar rupiah. Tahap pertama diserahkan pada Bulan November tahun yang lalu diserahkan langsung oleh Perwakilan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, IFRC, dan PMI Pusat di Markas PMI DIY senilai lebih dari 642 juta. Jumlah total bantuan tahap satu, dua, dan tiga ini senilai lebih dari 3,3 milyar rupiah,” tutur Prabukusumo.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved