Breaking News:

PPKM Level 3, Gugus Tugas Covid-19 Kulon Progo Bakal Evaluasi Mobilitas Masyarakat

Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 sebagai lanjutan dari PPKM darurat kembali diperpanjang hingga 25 Juli 2021

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 sebagai lanjutan dari PPKM darurat kembali diperpanjang hingga 25 Juli 2021 mendatang. 

Dalam PPKM tersebut, gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo akan mengevaluasi mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan dari sisi data, intensitas cahaya malam di Kulon Progo memang terendah se-DIY per hari ini. 

Baca juga: Tingkatkan Literasi Anak, Bunda Paud Kabupaten Magelang Bacakan Dongeng Melalui Daring

Namun mobilitas masyarakat di Kulon Progo terutama di permukiman penduduk perlu dilakukan evaluasi karena masih peringkat kedua. 

Oleh sebab itu, ia meminta panewu dan lurah bersama-sama mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas selama PPKM level 3.

"Tinggal lima hari. Jangan sampai setelah itu menunjukkan grafik kenaikan kasus yang menjadikan level Kulon Progo menjadi berat. Kemudian mempengaruhi evaluasi PPKM pada 25 Juli 2021 mendatang dan belum bisa dilonggarkan pada 26 Juli 2021," tuturnya, Rabu (21/7/2021). 

Selain itu, kegiatan seperti arisan dan lainnya bisa ditunda lebih dulu. 

Fajar menyampaikan dalam kurun waktu lima hari PPKM, gugus tugas juga meminta masyarakat untuk menyiapkan protokol kesehatan (prokes) di tempat usaha, ibadah dan pariwisata. 

"Nanti akan kami verifikasi lagi prokesnya. Misal di tempat ibadah prokesnya seperti apa harus ditunjukkan apalagi sektor pariwisata. Karena catatan presiden selama tidak ada kenaikan kasus dan betul-betul siap pada 26 Juli 2021 akan dilonggarkan secara bertahap," ucap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kulon Progo ini. 

Baca juga: Varian Delta Ditemukan di Bantul, Dinkes Imbau Warga Perketat Prokes dan Pakai Masker Dobel 

Dengan berbagai persiapan prokes yang ketat tersebut menurutnya akan mendorong ekonomi masyarakat. 

Adapun dalam penanganan Covid-19, gugus tugas terus menambah sumber daya manusia kesehatan (SDMK) terutama di rumah sakit. 

Serta tenaga vaksinator untuk mendorong percepatan vaksinasi.

Kemudian mengupayakan penambahan bangsal isolasi bagi pasien Covid-19 dan pasokan oksigen tetap tersedia. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved