Breaking News:

Aglomerasi DI Yogyakarta

Silaturahmi di DI Yogyakarta Harus Tes Covid-19, Pakar UGM: Kebijakan Bersifat Imbauan

Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik lokal di wilayah aglomerasi, pemerintah daerah (Pemda) DIY menetapkan aturan baru

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
ILUSTRASI Pengendara sepeda motor yang melintas di Tugu Pal Putih Yogyakarta taat prokes dengan mengenakan masker, Minggu (24/1/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik lokal di wilayah aglomerasi, pemerintah daerah (Pemda) DIY menetapkan aturan baru tertanggal 8 Mei 2021.

Kebijakan itu termaktub dalam Surat Edaran (SE) Gubernur DIY Nomor 27/SE/V/2021 Tentang Ketentuan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah di Wilayah Aglomerasi Yogyakarta Raya Dalam Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). 

Dalam SE tersebut disebutkan bahwa di wilayah aglomerasi DIY dimungkinkan untuk melaksanakan perjalanan antar kabupaten/kota.

Baca juga: Meski Mudik Lokal Tak Dilarang, Pemkot Yogyakarta Minta Warganya Batasi Mobilitas

Namun, khusus warga yang hendak melaksanakan silaturahmi Idul Fitri diwajibkan menjalani pemeriksaan Covid-19 terlebih dahulu, baik menggunakan metode tes PCR, antigen, maupun GeNose C19.

Dosen dari Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM), Wawan Mas'udi, berpandangan keputusan di dalam SE tersebut merupakan kebijakan yang paling masuk akal.

Sebab, menurutnya tidak mungkin melarang secara penuh mudik antar kabupaten/kota di wilayah DIY karena DIY memiliki karakter yang sangat dekat.

"Dari sisi SE sendiri saya kira itu kebijakan paling masuk akal, karena tidak mungkin melarang seluruhnya mudik dalam konteks aglomerasi Yogyakarta," ujarnya kepada Tribun Jogja, Senin (10/5/2021).

Sementara, terkait aturan menyertakan hasil tes Covid-19 bagi warga yang akan bersilaturahmi, menurut Wawan hal itu lebih bersifat kepada imbauan.

Adapun terkait implementasi di lapangan, Wawan masih mempertanyakan hal itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved