Breaking News:

Aglomerasi DI Yogyakarta

Bikin Bingung, Ini Pengakuan Masyarakat di DI Yogyakarta Tentang Kebijakan Mudik Lokal Aglomerasi

Diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda)  DIY menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat terkait larangan mudik lokal di wilayah aglomerasi dengan

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
ILUSTRASI Pengendara sepeda motor yang melintas di Tugu Pal Putih Yogyakarta taat prokes dengan mengenakan masker, Minggu (24/1/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Larangan kebijakan mudik di wilayah aglomerasi, termasuk DI Yogyakarta menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda)  DIY menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat terkait larangan mudik lokal di wilayah aglomerasi dengan memberlakukan aturan baru.

Kebijakan itu termaktub dalam Surat Edaran (SE) Gubernur DIY Nomor 27/SE/V/2021 Tentang Ketentuan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah di Wilayah Aglomerasi Yogyakarta Raya Dalam Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). 

Dalam SE tersebut, disebutkan bahwa di wilayah aglomerasi Yogyakarta dimungkinkan untuk melaksanakan perjalanan antar kabupaten/kota.

Baca juga: Libur Lebaran, Dinkes Bantul Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan

Namun, khusus warga yang hendak melaksanakan kegiatan silaturahmi Idulfitri, diwajibkan menjalani pemeriksaan Covid-19 terlebih dahulu baik menggunakan metode tes PCR, antigen, maupun GeNose C19.

Pemda DIY kemudian melarang warganya untuk menginap di rumah saudara atau kerabat sepanjang periode pelarangan mudik berlaku.

“Jujur, saya bingung sih sebenarnya bagaimana maunya pemerintah. Kalau tidak boleh mudik, sekalian tidak boleh. Tidak boleh mudik, silaturahmi boleh. Artinya, ada kerumunan juga kan?” tanya Puput Tyasmiarti, seorang warga DIY kepada Tribun Jogja, Senin (10/5/2021).

Puput mengklaim paham maksud dari pemerintah. Bahwa sejujurnya, Pemda DIY tetap mengizinkan masyarakat untuk melakukan mobilitas tapi tidak mudik di Hari Raya Idulfitri 2021 ini.

Akan tetapi, kebijakan yang dituangkan itu dinilai terlalu mepet dengan Hari Lebaran. Sehingga, tidak mungkin ada sosialisasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved