Breaking News:

Pengungsi Gunung Merapi

Hasil Swab Test Keluar, 26 Pengungsi Gunung Merapi di Desa Balerante Klaten Negatif Covid-19

Hasil swab test puluhan pengungsi Gunung Merapi yang berada di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten dinyatakan negatif.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Seorang pengungsi di Desa Balerante sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di tenda kesehatan, Rabu (11/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Hasil swab test puluhan pengungsi Gunung Merapi yang berada di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten dinyatakan negatif.

Hal itu diungkap oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budianto, menyusul keluarnya hasil swab test pengungsi di Desa Balerante tersebut, Rabu (19/11/2020) sore.

"Pengungsi Gunung Merapi di Desa Balerante yang menjalani swab test sebanyak 26 orang, hasilnya sudah keluar kemarin sore. Hasilnya negatif semuanya," ujarnya Kamis (19/11/2020).

Sementara, untuk di Desa Tegalmulyo, lanjut Anggit, ada sejumlah 14 pengungsi yang menjalani swab test dan hasilnya belum keluar karena sampelnya baru dikirimkan pada, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Kisah Survival Musisi Yogya, dari Panggung Megah Pindah ke Jalanan, Pernah Dibayar Pakai Kerupuk

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 di Pengungsian, Relawan Diarahkan ke Posko Utama Pakem Sleman

Baca juga: PAD Kabupaten Kulon Progo dari Sektor Pariwisata Sudah Mencapai Target

"Yang dari Desa Tegalmulyo sejumlah 14 orang. Baru kita kirim Senin dan hasilnya belum keluar. Semoga nanti sore sudah keluar," katanya.

Ia mengatakan, untuk ke depannya, pihaknya akan terus melaksanakan rapid test kepada seluruh pengungsi yang ada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Merapi yang ada di Kabupaten Klaten.

"Rencana kami, dengan mengefektifkan semua program, kita akan lakukan rapid tes kepada semua pengungsi. Kita akan koordinasi dengan BPBD untuk melaksanakan itu," ucapnya.

Anggit menambahkan, jika pihaknya juga tetap mengimbau para pengungsi, relawan, warga sekitar termasuk tamu yang datang ke pengungsian untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 di tempat pengungsian sementara.

Baca juga: Bupati Gunungkidul Lantik Dirut dan Dewan Pengawas PDAM Tirta Handayani

Baca juga: Ini Enam Tuntutan Warga Ngampilan Yogyakarta yang Tolak Jalan Satu Arah di Letjen Suprapto

Baca juga: Pemkot Yogya Tampung Aspirasi Masyarakat Terdampak Malioboro Bebas Kendaraan

Diberitakan sebelumnya, Pengungsi Gunung Merapi yang berada di Kantor Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten menjalani Tes Usap atau Swab Test, Jumat (13/11/2020).

Swab Test tersebut dilakukan oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten guna mengantisipasi munculnya klaster pengungsi.

"Betul, hari ini sudah dilakukan Swab Test bagi pengungsi di Desa Balerante. Kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Satgas PP Covid-19 Klaten," ujar Kepala BPBD Klaten, Sip Anwar, Jumat (13/11/2020).

Ia mengatakan, di massa pandemi Covid-19 ini, pihaknya tetap ingin selalu mengedepankan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di barak pengungsian.

Selain menjalani Swab Test, pengungsi juga diminta selalu mengedepankan, 3M yakni, mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak diharapkan tidak muncul klaster pengungsi Gunung Merapi.  (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved