Pemda DI Yogyakarta Optimis Libur Panjang Dapat Tingkatkan Ekonomi Lewat Belanja Wisatawan

Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji optimis libur panjang selama lima hari

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji optimis libur panjang selama lima hari pada akhir Oktober mendatang akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi.

Saat ini kondisi pertumbuhan ekonomi di DIY selama massa pandemi Covid-19 masih negatif.

Datangnya libur panjang pada akhir Oktober nanti, diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga di angka 5 persen.

"Ya ini kami masih menunggu dampak dari bantuan produktif sebesar Rp 2,4 juta itu. Harapannya itu bisa mendongkrak," katanya saat ditemui di kompleks Kepatihan, Kamis (21/10/2020).

Baca juga: Manajemen PSS Sleman Tak Ingin Gegabah Ambil Keputusan di Tengah Ketidakjelasan Kompetisi

Baca juga: 13 Waktu Terbaik untuk Berdoa Agar Keinginan Terkabul

Baca juga: Doa Keluar Masjid - Allahumma innii asaluka min fadlik

Selain itu, optimisme juga muncul lantaran wisatawan juga sudah mulai berdatangan ke Yogyakarta.

"Saya lihat penjual souvenir, batik juga sudah banyak. Harapannya ya terdongkrak dari situ," sambung Aji.

Saat disinggung apakah sudah terjadi pergerakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, Aji menjawab untuk saat ini angka pertumbuhan ekonomi di DIY hampir 5 persen.

"Kemarin saya cek di BI sudah ada pergerakan, walau pun tidak signifikan. Tapi sudah mulai positif. Harapannya akhir 2021 bisa memenuhi 5 persen pertumbuhannya," ungkapnya.

Ia menegaskan, masing-masing Kabupaten/Kota agar meningkatkan kesiapan protokol kesehatan guna memberi pelayanan terhadap wisatawan.

Baca juga: KPU Sleman Fasilitasi Kampanye dengan Debat Publik

Baca juga: KPw BI DIY Bersama BPD DIY Dorong Pemkab Kulon Progo Kembangkan Digitalisasi Daerah

Baca juga: PB IDI Sampaikan Penyataan Sikap dan 5 Rekomendasi Terkait Rencana Program Vaksinasi Covid-19

"Karena kalau protokol kesehatan bagus, wisatawan akan berlama-lama di Yogya. Tentu akan belanja juga," tegasnya.

Sebelumnya perhitungan gini ratio atau ketimpangan angka kemiskinan di DIY saat ini mencapai 4 persen.

Pemerintah DIY mentargetkan 2021 angka ketimpangan ekonomi tersebut dapat ditekan hingga 3,5 persen. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved