Breaking News:

Hukum Berpuasa di Hari Tasyrik Tanggal 11,12,13 Dzulhijjah, Begini Penjelasannya Menurut Syariat

Dilarangnya berpuasa pada hari Tasyrik karena hari tersebut merupakan hari yang harus dirayakan.

Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi Hari Tasyrik 

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

“Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141).

Amalan di Hari Tasyrik 

1. Memperbanyak Doa 

Bacaan doa sapu jagat dikenal dengan doa selamat dunia akhirat.

Menurut para ulama, doa ini mencakup seluruh permintaan manusia baik di dunia maupun di akhirat.

Berikut lafaz doa sapu jagad dari arab, latin hingga artinya :

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"RABBANAA AATINAA FIDDUN YAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR."

Artinya :

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

2. Perbanyak zikir

Pada Hari Tasyrik disunnahkan untuk memperbanyak zikir.

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ

“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang.” (QS. Al Baqarah: 203).

Beberapa dzikir yang diperintahkan Allah SWT di Hari Tasyrik antara lain:

- Berdzikir kepada Allah dengan bertakbir setelah selesai menunaikan salat wajib.

- Membaca tasmiyah (bismillah) dan takbir ketika menyembelih kurban.

- Berdzikir memuji Allah Ta’ala ketika makan dan minum.

- Berdzikir dengan takbir ketika melempar jumroh di Hari Tasyrik.

- Berdzikir pada Allah secara mutlak karena kita dianjurkan memperbanyak dzikir di hari-hari Tasyrik.

reuters.com, Amalan Mendoakan Saudara dan Tata Cara Berdoa
Ilustrasi Berdoa (reuters.com)

3. Banyak mengucap syukur

Di Hari Tasyrik perbanyaklah bersyukur.

Hari Tasyrik lekat dengan hari makan dan minum, karena itulah akan lebih baik diiringi dengan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Dengan mengucap syukur, akan lebih sempurna segala nikmat yang didapat.

4. Makan dan minum di hari Tasyrik untuk memperkuat ibadah

Hari Tasyrik disebut dengan hari makan dan minum, juga dzikir kepada Allah.

Makan dan minum di hari raya seperti ini dapat menolong kita untuk berdzikir dan melakukan ketaatan pada-Nya.

Dengan inilah semakin sempurna rasa syukur terhadap nikmat karena dapat menolong melakukan ketaatan kepada Allah.

Oleh karena itu, barangsiapa menggunakan nikmat Allah untuk bermaksiat, berarti dia telah kufur pada nikmat.

Maksiat inilah yang nantinya akan menghilangkan nikmat. Sedangkan bersyukur pada Allah itu akan menghilangkan bencana.

5. Menyembelih Hewan Kurban

Jika belum sempat menyembelih hewan kurban di Hari Raya Idul Adha, di Hari Tasyrik masih bisa dilaksanakan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Di setiap hari tasyrik, boleh menyembelih.” (HR. Ahmad, ibn Hibban, Ad-Daruquthni, dan yang lainnya).

 ( tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved