Coklit Pilkada Kota Magelang Mulai 15 Juli, Ini Data yang Dimutakhirkan

Coklit Pilkada Kota Magelang Mulai 15 Juli, Ini Data yang Dimutakhirkan oleh PPDP

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Hari Susmayanti
KPU Kota Magelang
Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang telah jalani rapid test pada 8-10 Juli 2020 lalu di Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tahapan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 terus berjalan.

Tahapan saat ini adalah pemutakhiran data pemilih atau biasa disebut pencocokan dan penelitian (Coklit).

Sebanyak 233 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah ditetapkan tanggal 7 Juli dan coklit akan dilaksanakan mulai 15 Juli 2020 mendatang.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Magelang, Bambang Sarwodiono, mengatakan, sebanyak 233 PPDP akan bertugas masing-masing di satu TPS.

Jumlah TPS ada kurang lebih 233 TPS.

Coklit akan mulai dilaksanakan pada 15 Juli 2020 mendatang, di mana serentak pada tanggal 18 Juli 2020, coklit dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

"233 PPDP, sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kota Magelang. Satu TPS, satu PPDP.

Tanggal 15 Juli sudah ada pelaksanaan untuk coklit. Tanggal 18 Juli coklit serentak. Kita akan sama-sama klik di web KPU RI untuk mengunduh data.

Petugas Coklit Pilkada 2020 Kota Magelang Jalani Rapid Test, Coklit dengan Protokol Kesehatan

KPU Sleman Masuki Tahapan Pemutakhiran Data untuk Pilkada 2020

18 Juli, kita coklit serentak seluruh Indonesia secara bersama-sama," ujar Bambang, saat dihubungi, Minggu (12/7).

Data yang dimutakhirkan sendiri adalah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4), disinkronkan dengan data Dukcapil, dan disinkronkan lagi dengan data Pemilu terakhir pada tahun 2019.

Data A-KWK itulah yang akan dibawa PPDP untuk coklit.

"Kita kemarin ada DP4, kemudian disinkronkan dengan data yang ada di dukcapil, kemudian disinkronkan lagi pemilu terakhir 2019.

Nah munculnya nanti yang namanya A-KWK. A-KWK diturunkan ke PPDP melalui PPS. Itu, data yang dibawa PPDP untuk coklit," tutur Bambang.

Berdasarkan A-KWK, ada sebanyak 98.404 pemilih yang akan dimutakhirkan kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved