Bantul

Hingga Awal Desember 2018, Polres Bantul Telah Bekuk Empat Komplotan Pembobol ATM

Ada yang mengganjal mesin dengan tusuk gigi dan ada pula yang memakai kail untuk memancing uang di ATM.

Hingga Awal Desember 2018, Polres Bantul Telah Bekuk Empat Komplotan Pembobol ATM
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

Melihat korban kesulitan mengambil uang (karena mesinnya sudah diganjal tusuk gigi sebelumnya), para pelaku akan berpura-pura membantu.

Bantuan itu dimanfaatkan oleh para pelaku untuk secepat mungkin menukar kartu ATM korban, dengan kartu ATM palsu yang sudah disiapkan.

Ketika kartu ATM sudah tertukar. Korban diminta memasukkan personal identification number (PIN) yang akan segera dihafal dengan cepat oleh para pelaku.

Ketika transaksi gagal, korban diminta untuk ke kantor menghubungi petugas (teller) Bank.

"Saat korban pergi ke teller atau menghubungi petugas bank. Para pelaku yang sudah mengantongi kartu dan PIN korban, segera menguras uangnya," terang Rudi

"Ada yang rugi ratusan ribu namun ada juga yang mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Tergantung isi saldo di dalam ATM," imbuh dia.

Adapun berdasarkan catatan tribunjogja.com, ada empat kasus dari empat komplotan berbeda (spesialis pencurian uang di ATM), yang sudah dibekuk polres Bantul.

Komplotan pertama yang ditangkap terdiri dari empat orang. Mereka adalah Jamil (43), Amrozi (42), Agus Setiawan (33), ketiganya warga Lampung dan Efendi Gunawan (40) warga Bantul.

Komplotan ini beraksi di mesin ATM toko swalayan di Kasihan Bantul pada awal tahun dan ditangkap oleh Polres Bantul di wilayah Malang, Jawa Timur.

Komplotan kedua terdiri dari tiga orang. Mereka adalah ES (34), NS (29) dan RD (35). Ketiganya warga Lampung. Mereka melancarkan aksi kejahatan di mesin ATM di sebuah toko swalayan di wilayah Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved