Tempoyak Durian Fermentasi Penuh Sejarah dan Rasa Tradisi

Dari sekian banyak olahan durian khas Nusantara, tempoyak menjadi salah satu yang paling unik. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribunnews.com
Ilustrasi aneka olahan tempoyak durian yang siap membuat hidanganmu menjadi lebih mantap. 

1. Haluskan cabai, bawang, dan kunyit.

2. Tumis bumbu bersama serai hingga harum.

3. Masukkan tempoyak dan sedikit air, aduk rata.

4. Tambahkan ikan teri goreng, masak hingga bumbu meresap.

5. Sajikan bersama nasi putih hangat.

Tips : Gunakan teri yang sudah digoreng kering agar teksturnya tetap renyah setelah dimasak.

 

 

2. Pepes Ikan Nila Tempoyak — Lembut dan Harum Daun Pisang

Bahan :

  • 1 kg ikan nila, bersihkan
  • 1 ons tempoyak durian
  • Bumbu halus : bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, rawit, kemiri, jahe, lengkuas
  • Daun pisang untuk membungkus, daun kemangi (opsional), gula & garam secukupnya

 

Cara Membuat :

1. Haluskan semua bumbu, campur dengan tempoyak.

2. Lumuri ikan dengan bumbu hingga rata.

3. Bungkus ikan dalam daun pisang, tambahkan daun kemangi.

4. Kukus selama 20–25 menit hingga matang.

5. Sajikan hangat langsung dari bungkusnya.

Tips : Layukan daun pisang sebentar di atas api agar lentur dan tidak sobek saat membungkus.

 

 

3. Sambal Tempoyak Udang — Perpaduan Pedas, Asam, dan Gurih

Bahan :

  • 200 gram udang, bersihkan
  • 2 sdm tempoyak durian
  • 3 siung bawang merah, 2 siung bawang putih
  • 5 cabai merah besar
  • Garam, gula, dan minyak goreng secukupnya

 

Cara Membuat :

1. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.

2. Masukkan cabai, aduk hingga layu.

3. Tambahkan tempoyak, masak hingga tercampur rata.

4. Masukkan udang, aduk hingga matang dan kuah agak mengental.

5. Sajikan dengan nasi putih hangat.

Tips : Masak udang dengan api sedang supaya tidak keras dan bumbu lebih meresap.

 

 

4. Sambal Tempoyak Vegetarian — Simpel dan Cocok untuk Segala Lauk

Bahan :

  • 1 sdm tempoyak durian
  • 3 cabai merah besar, 5 cabai rawit
  • 3 siung bawang merah, 2 siung bawang putih
  • 1 ruas lengkuas, ½ sdt kunyit bubuk
  • Gula dan garam secukupnya

 

Cara Membuat :

1. Haluskan semua bumbu, lalu tumis hingga harum.

2. Tambahkan sedikit air dan tempoyak, aduk hingga rata.

3. Masak hingga sambal mengental dan minyak keluar.

4. Cicipi rasa, angkat dan sajikan.

Tips : Tambahkan irisan terong goreng atau tahu goreng untuk variasi sambal yang lebih mengenyangkan.

 

Baca juga: Resep Cemilan “Merke” Khas Sanggau Kalimantan Barat yang Enak dan Gurih 

 

5. Tempoyak Ikan Patin — Kuah Asam Gurih Khas Sumatra

Bahan :

  • 500 gram ikan patin
  • 200 gram tempoyak durian
  • 3 siung bawang putih, 5 siung bawang merah
  • 5 cabai merah besar, 3 cabai rawit
  • 1 ruas kunyit, 1 ruas jahe, 1 ruas lengkuas
  • 2 lembar daun salam, 1 batang serai digeprek
  • 500 ml air, garam, gula, asam secukupnya

 

Cara Membuat :


1. Haluskan bawang, cabai, kunyit, jahe, dan lengkuas.

2. Tumis bumbu halus bersama daun salam dan serai hingga harum.

3. Masukkan tempoyak, aduk rata.

4. Tambahkan air dan didihkan, baru masukkan ikan patin.

5. Masak hingga ikan matang dan kuah mengental.

6. Sajikan hangat, bisa ditambah daun kemangi atau daun bawang.

Tips : Ikan patin mudah hancur, jadi jangan terlalu sering diaduk saat dimasak.

 

Lima olahan tempoyak di atas membuktikan bahwa kuliner tradisional Indonesia punya kekayaan rasa yang luar biasa.

Dari sambal pedas, pepes harum, hingga gulai berkuah asam, semua membawa cita rasa unik hasil perpaduan antara fermentasi durian dan rempah Nusantara.

Meski baunya tajam dan khas, justru di situlah letak keistimewaan tempoyak.

Rasanya segar, gurih, sedikit asam, dan memberi sensasi berbeda pada setiap masakan.

Kalau kamu pencinta kuliner unik dan ingin mencoba sesuatu yang otentik dari warisan Melayu, jangan ragu untuk mencoba salah satu resep di atas.

Siapa tahu, dari dapur rumahmu akan tercium aroma tempoyak yang menggugah selera!

(MG HAJAH RUBIATI) 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved