Tempoyak Durian Fermentasi Penuh Sejarah dan Rasa Tradisi

Dari sekian banyak olahan durian khas Nusantara, tempoyak menjadi salah satu yang paling unik. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribunnews.com
Ilustrasi aneka olahan tempoyak durian yang siap membuat hidanganmu menjadi lebih mantap. 

 

4. Setelah aroma asam khas muncul dan tekstur semi-padat, tempoyak siap digunakan.

Bisa langsung sebagai sambal, atau bahan masakan seperti gulai, pepes, atau brengkes.

 

Catatan : Pastikan wadah benar-benar bersih dan tertutup rapat agar fermentasi berjalan baik.

Simpan tempoyak di suhu ruang, jika disimpan terlalu dingin proses fermentasi bisa lambat.

Makanan tradisional ini menjadi bagian penting dari budaya kuliner masyarakat Melayu.

Dulu, tempoyak diciptakan untuk mengawetkan durian saat musim panen berlimpah.

Kini, tempoyak justru naik kelas menjadi bumbu istimewa untuk berbagai masakan lezat seperti sambal, pepes, hingga gulai ikan.

Nah, kalau kamu penasaran dan ingin mencoba kelezatannya, 

 

Berikut lima resep olahan tempoyak durian!

 

1. Tempoyak Teri — Sambal Gurih Asam yang Bikin Lahap

Bahan :

  • 2 sdm tempoyak durian
  • Segenggam ikan teri, goreng garing
  • 3 cabai rawit merah
  • 3 siung bawang merah, 2 siung bawang putih
  • ½ batang serai, ½ sdt kunyit bubuk
  • 1 sdt gula pasir, garam secukupnya

 

Cara Membuat :

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved