Di Era Ketidakpastian Itu Belajar, Adaptif dan Tetap Waras

Ketidakpastian karir bukan sekadar perasaan, sudah jadi pola zaman dan sekarang sedang terjadi.

Editor: Hari Susmayanti
Dok.Istimewa
Direktorat Business Placement Center ( BPC ) dan Alumni Universitas Amikom Yogyakarta, Kusnawi, S.Kom, M.Eng 

Oleh Kusnawi S.Kom,MEng

Direktorat Business Placement Center (BPC) dan Alumni Universitas Amikom Yogyakarta

 

DULU, karir itu seperti naik kereta tinggal masuk jalur, duduk manis, lalu turun di stasiun tujuan. 

Sekarang karir lebih mirip ojek online saat hujan.

Rute berubah-ubah, tarif dinamis, dan kadang ada notifikasi driver membatalkan dengan alasan tidak jelas.

Ketidakpastian karir bukan sekadar perasaan, sudah jadi pola zaman dan sekarang sedang terjadi.

Secara global, gelombang PHK di industri teknologi serta lainnya sedang tinggi.

Dan lonjakan kebutuhan keterampilan baru membuat banyak orang sadar, bahwa nama besar perusahaan atau gelar panjang di belakang nama tidak otomatis berarti aman.

Di Indonesia misalnya, sinyalnya terlihat dari kompetisi kerja yang ketat, sementara kebutuhan industri bergerak cepat terutama karena AI dan otomasi.

Lalu, bagaimana respons kita paling masuk akal?, apakah panik, pura-pura semua akan baik-baik saja atau menjadi pribadi adaptasi yang terencana.

Perubahan terjadi sangat begitu dinamis.

Seperti pembaruan aplikasi, cepat, dan kadang bikin fitur lama hilang tanpa pamit, permintaan update sudah tidak mengenal waktu.

Jadi responsnya sebagai seorang profesional adalah seperti update fitur, terus merespons dengan satu kebiasaan baru yaitu belajar tanpa menunggu disuruh.

Upskilling untuk menaikkan level keterampilan dan reskilling  kini jadi strategi bertahan yang paling rasional.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved